Mengenalkan Kembali Kuliner Tradisional Konji Barayak sebagai Identitas Budaya Melayu Kuansing di Desa Sungai Keranji
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4764Keywords:
Konji Barayak, Kuliner Tradisional, Budaya Melayu, Kuantan Singingi, Pelestarian BudayaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali Konji Barayak sebagai kuliner tradisional khas Melayu Kuantan Singingi kepada masyarakat Desa Sungai Keranji, serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (participatory approach) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 02 Juni 2026 di Desa Sungai Keranji, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, dan melibatkan mahasiswa KKNT UNIKS, perangkat desa, serta ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap sejarah, nilai budaya, serta teknik pembuatan Konji Barayak. Selain itu, peserta juga menunjukkan keterampilan dalam mempraktikkan proses pembuatan secara mandiri serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian kuliner tradisional sebagai identitas budaya Melayu. Kegiatan ini juga menumbuhkan nilai gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat. Secara keseluruhan, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mendukung transfer pengetahuan dan pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan di masyarakat.
Downloads
References
Ali, M. (2025). Dinamika Tren Kuliner Asing dan Tantangan Pelestarian Kuliner Tradisional di Indonesia. 3(3), 137–147.
Bulkis, S., Yuliantoro, & Fikri, A. (2021). Tradisi Jujung Bintang Dan Mangarak Anak Pancar Di Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Riau. 1, 471–474.
Deanovans, F., Ginting, P. D., Listianti, S. M., Adzuri, T., Sari, U. M., Ramadhan, V., Hambali, & Hakim, A. R. (2025). Pacu Jalur Sebagai Identitas Budaya Lokal : Studi Etnografi di Kabupaten Kuantan Singingi. 9, 246–256.
Dua, F. M., Neonbeni, R., Timo, R. I., Selan, F. E., Mas’ud, F., & Benu, A. (2025). Peran Makanan Tradisional Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Di Era Globalisasi. 10.
Iskandar, B. S., Iskandar, J., Mulyanto, D., & Aliifah, F. (2023). Local Knowledge of the Sundanese Community on Traditional Foods to Enhance the Family Food Security. 8(1), 76–89. https://doi.org/10.31947/etnosia.v8i1.24461
Mau, D. P., Lestariningsih, T., Dachi, A. A., & Kusumawati, N. (2025). Pelestarian Kuliner Tradisional Melalui Experiental Learning Pada Pembuatan Es C Cendol. 6(10), 311–325. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23421
Muslim. (2022). Eksistensi Seni Pertunjukan Randai Kuantan dalam Kehidupan Masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. 9(1), 1–7.
Nurmalinda, Satria, H., & Yudi, S. (2021). Musik Rarak Godang Lagu Tatenduik Pada Acara Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Provinsi Riau. 8(2), 35–43.
Silvia, V., Fendrik, M., & Putra, M. J. A. (2025). Eksplorasi Etnomatematika Pada Tradisi Mengonji Berayak di Desa Pulau Komang Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi. 10(September), 242–257.
Wulandari, D. (2024). Implementasi Program Pemajuan Kebudayaan Desa : Tinjauan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya. 9, 9–11. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i1.4489
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Putri Musdansi, Elvina Afriadni, Zelandy Aulya Marthisza, Muhammad Fais, Rahmat Deni, Arini Astari, Kurnia Putri, Ilham Fajriah, Destri Adelia, Sunarti Sunarti, Selvia Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













