Pemberdayaan Penyuluh Pertanian BPP Bangsalsari melalui Pelatihan Artificial Intelligence untuk Pengembangan Media Edukasi Video dan Modul Digital Penyuluhan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4769Keywords:
kecerdasan buatan, video edukatif, penyuluh pertanian, modul digitalAbstract
Penyuluhan pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bangsalsari, Kabupaten Jember, masih didominasi metode konvensional seperti pertemuan kelompok tani, kunjungan lapangan, dan distribusi brosur cetak, sementara kapasitas penyuluh dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) masih terbatas. Kegiatan Praktik Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (PPPM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyuluh melalui diseminasi media edukasi berupa video edukatif berbasis AI dan modul digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-transformatif yang dipadukan dengan andragogi, praktik langsung (learning by doing), dan pendampingan (coaching and mentoring), dilaksanakan melalui lima tahap: analisis kebutuhan, pengembangan media, diseminasi dan pelatihan, implementasi lapangan, serta evaluasi. Intervensi memanfaatkan lima platform AI, yaitu ChatGPT dan Google Gemini untuk penyusunan naskah, Leonardo AI dan Google Gemini untuk produksi visual, Google AI Studio untuk produksi narasi suara (text-to-speech), serta Canva untuk penyusunan modul digital dan penyuntingan video. Evaluasi dilakukan melalui instrumen pretest-posttest terhadap 16 penyuluh menggunakan rumus Normalized Gain (N-Gain) pada tiga dimensi kapasitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 66% (kategori efektif), sikap 23%, dan keterampilan 79% (kategori sangat efektif). Implementasi media di desa binaan turut meningkatkan keterlibatan aktif anggota kelompok tani (Poktan) dan kelompok wanita tani (KWT). Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi AI dapat mendemokratisasi produksi media penyuluhan berkualitas tanpa memerlukan keahlian teknis khusus.
Downloads
References
Abate, G. T., Bernard, T., Makhija, S., & Spielman, D. J. (2023). Accelerating technical change through ICT: Evidence from a video-mediated extension experiment in Ethiopia. World Development, 161, Article 106102.
Anwarudin, O., Sumardjo, S., Satria, A., & Fatchiya, A. (2020). Peranan penyuluh pertanian dalam mendukung keberlanjutan agribisnis petani muda di Kabupaten Majalengka. Jurnal Agribisnis Terpadu, 13(1), 17–36.
Argarisma, F. (2023). Program aplikasi PGPR di lahan sawah pada kelompok tani "Maju Makmur" Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember [Laporan Tugas Akhir, Politeknik Negeri Jember].
Azzahra, F., Sulandjari, I. K., Budiandrian, M. P. B., Melani, M. S. A., Mariyani, S. P., Sam'un, I. M., & Fikri, A. (2025). Penyuluhan pertanian modern berbasis andragogi komunikasi dan strategi pemberdayaan petani. CV Bravo Press Indonesia.
Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90003-5
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Klerkx, L., Jakku, E., & Labarthe, P. (2019). A review of social science on digital agriculture, smart farming and Agriculture 4.0: New contributions and a future research agenda. NJAS – Wageningen Journal of Life Sciences, 90–91, 100315. https://doi.org/10.1016/j.njas.2019.100315
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Oyinbo, O., Chamberlin, J., & Maertens, M. (2020). Design of digital agricultural extension tools: Perspectives from extension agents in Nigeria. Journal of Agricultural Economics, 71(3), 798–815. https://doi.org/10.1111/1477-9552.12372
Prajapati, M., et al. (2025). The role of participatory approaches in modern agricultural extension. Journal of Experimental Agriculture International, 47(3), 45–57.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tanti Kustiari, Sri Sundari, Riski Kuara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













