Peningkatan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Kupang melalui Edukasi Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i7.4878Keywords:
anak binaan LPKA, edukasi kesehatan, PHBSAbstract
Kegiatan magang mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas 1 Kupang bertujuan mengidentifikasi masalah kesehatan, menentukan prioritas masalah, serta memberikan alternatif pemecahan masalah kesehatan pada anak binaan. Kegiatan dilaksanakan pada 1–30 Juli 2026 menggunakan metode observasi, dokumentasi, checklist, serta pretest-posttest, dengan analisis deskriptif dan uji Paired Sample T-Test. Identifikasi masalah dilakukan dengan metode USG untuk menentukan prioritas masalah kesehatan. Sebagai alternatif pemecahan masalah, dilakukan sosialisasi PHBS, diare, dan kecacingan, serta pembuatan sarana cuci tangan sederhana dari galon bekas. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak binaan serta mendorong keberlanjutan pembinaan, pengawasan, dan penyediaan sarana kesehatan di lingkungan LPKA.
Downloads
References
Armiyanti, Y., Yudinda, B. A., Fatmawati, H., Hermansyah, B., & Utami, W. S. (2023). Kontaminasi sumber air oleh cacing usus dan higiene sanitasi sebagai faktor risiko infeksi helminthiasis pada petani. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 60–68. https://doi.org/10.14710/jkli.22.1.60-68
Bria, M. P., Limbu, R., Rahayu, T., & Romeo, P. (2025). Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ibu dengan kejadian penyakit diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Umanen Kabupaten Belu. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(1), 18–31. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i1.4237
Budirman, B., Sulasmi, S., & Janna, M. (2025). Penyuluhan pencegahan penyakit diare melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak sekolah dasar tahun 2024. Media Implementasi Riset Kesehatan, 6(2), 120–125. https://doi.org/10.32382/mirk.v6i1.1700
Fatmawati, R. A. (2023). Edukasi dan praktik cuci tangan enam langkah menggunakan sabun dan air mengalir sebagai upaya preventif mencegah kecacingan pada anak sekolah dan prasekolah. Journal of Midwifery in Community, 1(1). https://doi.org/10.20961/jmc.v1i1.72059
Fitrah, M. A., Saefurrohim, M. Z., & Firmansyah, Y. W. (2026). Exploring environmental risk factors for diarrhea: Evidence from the Indonesian Health Survey, 2023. Environmental Analysis Health and Toxicology, 41(1), e2026001. https://doi.org/10.5620/eaht.2026001
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (2024). Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. https://ditjenpas.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). https://promkes.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). https://promkes.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. https://www.kemkes.go.id
Najikhah, N., Hidayattullah, M., & Sari, E. N. (2023). Knowledge about clean and healthy living behavior (PHBS) with the incident of diarrhea in school-aged children at SMP 1 Ingin Jaya. ASJo: Aceh Sanitation Journal, 2(1). https://doi.org/10.30867/asjo.v2i1.403
Primasari, S. I. (2023). Hubungan personal hygiene dengan kejadian diare pada anak di wilayah kerja Puskesmas Lemong Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.57084/jikmi.v3i2.1749
Republik Indonesia. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. https://peraturan.go.id
Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39061/uu-no-11-tahun-2012
Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 40 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Makanan bagi Tahanan, Anak, dan Narapidana. https://peraturan.go.id
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/217804/uu-no-22-tahun-2022
Sinum, A. D. N., Harokan, A., & Suryanti, D. (2024). Analysis of clean and healthy living behavior with the occurrence of diarrhea at Community Health Center 23 Ilir. Health Care: Jurnal Kesehatan, 12(2), 375–381. https://doi.org/10.36763/healthcare.v12i2.275
World Health Organization. (2023). Diarrhoeal disease. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
World Health Organization. (2023). Soil-transmitted helminth infections. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/soil-transmitted-helminth-infections
World Health Organization. (2023). Water, sanitation and hygiene. https://www.who.int/teams/environment-climate-change-and-health/water-sanitation-and-health
Yasin, Z., Nawawi, A., Devy, S. R., & Nadhiroh, S. R. (2025). The effect of family clean and healthy living behavior education (PHBS) on the prevention of diarrhea in toddlers. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 13(SI1), 94–102. https://doi.org/10.20473/jpk.V13.ISI1.2025.94-102
Yusdarfadri, R. P., & Suraini. (2024). Hubungan infeksi Soil Transmitted Helminthes dengan perilaku hidup bersih dan sehat. BIOMA: Jurnal Biologi Makassar, 9(1), 135–144. https://doi.org/10.20956/bioma.v9i1.32127
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kesya Aurellya Toudengga, Chatarina Nayara Taura Klau, Danielle Ester br Panjaitan, Aurel Audrey Ully, Natalia Yunisia Gusa, Agnes Kornelia Diaz, Novita Sharon Wolontery

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













