Peningkatan Pengetahuan Pasangan Usia Subur melalui Edukasi Keluarga Berencana di Pekon Way Ngison untuk Mewujudkan Keluarga Berkualitas
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i6.4902Keywords:
edukasi kesehatan, keluarga berencana, pasangan usia suburAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) mengenai program Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas di Pekon Way Ngison. Masalah utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman mengenai manfaat kontrasepsi dan adanya miskonsepsi terkait efek samping penggunaan alat kontrasepsi. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui penyuluhan interaktif dengan media PowerPoint dan pembagian leaflet, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PUS di wilayah Pekon Way Ngison. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan secara deskriptif, di mana rata-rata nilai peserta meningkat dari 68,0% pada saat pre-test menjadi 98,4% pada saat post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 30,4 poin persentase. Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatnya literasi kesehatan reproduksi masyarakat yang diharapkan dapat mendorong pengambilan keputusan yang tepat dalam perencanaan keluarga. Inovasi dalam pengabdian ini terletak pada integrasi nilai-nilai Akhlakul Karimah dalam penyampaian edukasi kesehatan.
Downloads
References
Affandi, B. (Ed.). (2021). Buku panduan praktis pelayanan kontrasepsi (Ed. ke-3). Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Ambarwati, E. R., & Rahmawati, I. (2020). Promosi kesehatan tentang keluarga berencana pada wanita usia subur sebagai upaya awal untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 3(1), 293–299. https://doi.org/10.24912/jbmi.v3i1.8057
Barbara, M. A. D., Karlina, I., Nurhalimah, W., Sintia, R., Indriani, R., Agustiani, S., Rizkita, A., Putri, S., Maharani, T. M., Aliffia, I. N., & Permatasari, L. P. (2025). Efektivitas program edukasi KB dalam meningkatkan pengetahuan wanita usia subur di Posyandu Denkavkud Desa Cihideung. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(1), 402–409. https://doi.org/10.26874/jakw.v6i1.738
Batubara, R. A., Antira, S. A., Pasaribu, U., & Manurung, M. (2023). Edukasi program keluarga berencana dan penggunaan alat kontrasepsi pada PUS (Pasangan Usia Subur) di Desa Simatorkis Sisoma Lingkungan 7. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 5(2), 30–34. https://doi.org/10.51933/jpma.v5i2.1061
Carvalho, J. A., Jorge, J. M. P., & de Sousa, A. (2017). The effectiveness of visual communication in health education: A systematic review. Patient Education and Counseling, 100(4), 729–738. https://doi.org/10.1016/j.pec.2016.11.004
Ekawati, N., & Herdayati, M. (2020). Peran komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terhadap penggunaan kontrasepsi modern pada wanita kawin generasi milenial di Indonesia (Analisis data SDKI tahun 2002/2003 dan 2017). Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(6), 453–459. https://doi.org/10.14710/mkmi.19.6.453-459
Fatchiya, A., Sulistyawati, A., Setiawan, B., & Damanik, R. (2021). Peran penyuluhan keluarga berencana dalam meningkatkan pengetahuan KB pada pasangan usia subur (PUS) kelompok masyarakat miskin. Jurnal Penyuluhan, 17(1), 60–71. https://doi.org/10.25015/17202134151
Hartanto, H. (2021). Keluarga berencana dan kontrasepsi. Pustaka Sinar Harapan.
Hartati, S., Suryani, A., Werna, N., Wardihan, S., Ahmad, M., & Usman, N. (2020). Pengaruh penyuluhan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan dukungan suami tentang keluarga berencana. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 12(2), 236–244. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v12i2.1751
Harzif, A. K., Shadrina, A., Yo, E. C., Reviani, N., & Hestiantoro, A. (2023). Influence of internet, mobile phone use, and sociodemographic factors on women’s knowledge and attitude towards contraception in Indonesia. Obstetrics & Gynecology Science, 66(1), 42–48. https://doi.org/10.5468/ogs.22277
Harzif, A. K., Shadrina, A., Yo, E. C., Reviani, N., & Hestiantoro, A. (2023). Influence of internet, mobile phone use, and sociodemographic factors on women’s knowledge and attitude towards contraception in Indonesia. Obstetrics & Gynecology Science, 66(1), 42–48. https://doi.org/10.5468/ogs.22277
Iqbal, W., Fazri, A. N., & Gusti, A. (2022). Efektifitas media booklet dan brosur terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pasangan usia subur tentang program keluarga berencana. Jurnal Kesehatan Perintis, 9(1), 15–22. https://doi.org/10.33653/jkp.v9i1.776
Jawan, V. R., Servatius, R., & Niron, E. S. (2026). Efektivitas program Kampung KB (Keluarga Berencana) guna mewujudkan keluarga mandiri pada Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa Kota Kupang. Kybernology: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik, 4(1), 25–39. https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.422
Karuniawati, N., Suhermi, S., & Masnilawati, A. (2026). Effectiveness of reproductive health education on knowledge, attitudes, and intention to use hormonal contraception among women of reproductive age in Makassar City. Pancasakti Journal of Public Health Science and Research, 6(1), 49–55. https://doi.org/10.47650/pjphsr.v6i1.2456
Lestari, R. P., Setiaji, B., Leonita, E., Nurlisis, N., & Yenti, J. S. (2022). Pengaruh jumlah anak, pengetahuan dan sikap dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang pada akseptor KB di Kota Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 7–13. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss1.897
Masnilawati, A., Karuniawati, N., & Hamang, S. H. (2022). Peningkatan pemahaman pasangan usia subur melalui penyuluhan keluarga berencana. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 61–67. https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i2.69
Mayasari, E., et al. (2024). Penyuluhan keluarga berencana di Posyandu Lansia Desa Margo Makmur Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Pematang. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 7(4). https://doi.org/10.31596/jpk.v7i4.502
Pratiwi, E. D., & Jumetan, M. A. (2024). Edukasi keluarga berencana pada pasangan usia subur di Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan, 1(3), 144–150. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v1i3.22
Putra, F. R. P., Prasetyo, B., Lestari, A. P., & Ihsani, A. N. (2025). Efektivitas leaflet dan game edukasi PowerPoint terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan obesitas pada remaja. Jurnal Riset Gizi, 13(2). https://doi.org/10.31983/jrg.v13i2.13216
Rejeki, S., & Rozikhan. (2022). Edukasi kesehatan reproduksi pada pasangan usia subur dalam pemilihan jenis kontrasepsi keluarga berencana di Desa Kumpulrejo Kaliwungu Kendal. Jurnal Pengabdian Perawat, 1(1), 7–12. https://doi.org/10.32584/jpp.v1i1.1515
Sanjaya, R., Kusumawardani, A., Yanti, D., Fatimah, F., & Andrian, G. (2023). Penyuluhan alat kontrasepsi pada ibu pasangan usia subur di Posyandu Melati III. Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–4. https://doi.org/10.58835/nawadeepa.v2i1.142
Sanjaya, R., Sari, Z. M., Purbawati, A. S., Sari, C. E., Naro, D., Sari, M., Nurhariyanti, N., & Rini, W. M. (2024). Edukasi keluarga berencana melalui metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 2508–2513. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.25376
Saragih, A. N. R., & Damayanti, R. (2025). Effectiveness of health literacy interventions on contraceptive use among women of reproductive age in rural and urban Indonesia: A systematic review. Berita Kedokteran Masyarakat, 41(3). https://doi.org/10.22146/bkm.v41i03.18623
Setya, A. (2022). Manajemen pelayanan keluarga berencana. Deepublish.
Sipayung, R. R., Efrina Sinurat, L. R., & Nainggolan, C. R. E. (2022). Optimalisasi Peran Dan Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Kontrasepsi. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(2), 249–256. Retrieved from https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JAM/article/view/3151
Sørensen, K., Van den Broucke, S., Fullam, J., Doyle, G., Pelikan, J., Slonska, Z., & Brand, H. (2012). Health literacy and public health: A systematic review and integration of definitions and models. BMC Public Health, 12, 80. https://doi.org/10.1186/1471-2458-12-80
Suriati, I., Umrah, A. S., Nurafiantika, Isnaini, J. A., Nurhaeni, N., Nurlisda, N., Ima, F. N., Hikmah A., N., & Azzahra, A. (2024). Pemanfaatan audio visual dalam pelayanan konseling keluarga berencana (KB). JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 360–366. https://doi.org/10.47065/jpm.v4i3.1397
Syamsul, S., Bakri, B., & Limonu, H. S. (2020). Penggunaan alat KB pada wanita kawin di perdesaan dan perkotaan (Studi hasil SDKI 2017 Provinsi Gorontalo). Jurnal Kependudukan Indonesia, 15(1), 71–84. https://doi.org/10.14203/jki.v15i1.461
Wahyuni, S. (2022). Pelayanan keluarga berencana (KB). UNISMA PRESS.
Yunita, H. N., Asri, Y., Zakaria, A., Muhtar, M. S., & Senghore, T. (2026). Urban and rural disparities in women’s reproductive health knowledge and contraceptive use in Indonesia: A cross-sectional study. Jurnal Keperawatan Soedirman, 21(1). https://doi.org/10.20884/1.jks.2026.21.1.15817
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatmah Indriana Fuaida, Septika Yani Veronica, Mutiara Ayu Muthiatulsalimah, Taskyatul Aufa, Leni Alviya, Sevi Mariska Anggela, Henesia Aida Yani, Nelfi Dwi Kartika, Wulan Salsabila, Melapri Anjani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













