Pemanfaatan Limbah Ternak Kambing melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Pembuatan Pupuk Organik Cair di Desa Ngaditirto
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i6.4967Keywords:
limbah ternak kambing, penyuluhan dan demonstrasi, pupuk organik cairAbstract
Limbah urine kambing di Desa Ngaditirto, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, sementara masyarakat masih bergantung pada pupuk kimia yang harganya terus meningkat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah urine kambing menjadi pupuk organik cair (POC), sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam penyediaan pupuk organik guna mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui dua tahap, yaitu penyuluhan berupa ceramah dan diskusi mengenai POC, dosis, dan cara aplikasinya, serta demonstrasi langsung pembuatan POC menggunakan bahan urine kambing, EM4, molase, dan air. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Juli 2026 di Balai Desa Ngaditirto, dan diikuti oleh 20 peserta dari kelompok peternak setempat. Hasil kegiatan berdasarkan observasi dan diskusi menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif selama kegiatan, ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti penyuluhan, mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam tahapan demonstrasi pembuatan POC. Peserta juga menunjukkan pemahaman mengenai bahan, proses pembuatan, dan pemanfaatan urine kambing sebagai pupuk organik cair. Meskipun demikian, kondisi kandang yang belum berpanggung masih menjadi kendala teknis dalam memisahkan urine dan limbah padat, sehingga diperlukan dukungan sarana pengelolaan limbah yang memadai agar praktik ini dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan.
Downloads
References
Arifin, M. N., & Fadly, W. (2022). Pelatihan pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik cair dengan pemanfaatan KOHE. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.46843/jmp.v1i1.264
Dwatmadji, D., Suteky, T., & Sutrisno, E. (2017). Manajemen Reproduksi dan Pakan untuk Meningkatkan Performans Ternak di Desa Tugu Rejo Kabawetan, Kepahiang Bengkulu. Jurnal Dharma Raflesia, 16(1): 29-35. https://doi.org/10.33369/dr.v15i1.4232
Fahlevi, A. Y., Purnomo, Z. T., & Mulia Shitophyta, L. (2021). Pembuatan pupuk organik cair dari urine kambing Jawa Randu dan sampah organik rumah tangga. Rekayasa, 14(1), 84–92. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v14i1.7560
Hidayat, T., Mushawwir An Nur, A., Putrawiguna, R., Yunus, M., Hamzah, N. F., Hasri, Ummas Genisa, M., & Putri Rizal, H. (2023). Pemanfaatan urine kambing pada pembuatan pupuk cair dalam mengurangi expenditure petani. ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.26858/abdi.v1i1.1091
Hidayati, F., Syahmi, R., Suliansyah, I., & Tanjung, H. B. (2025). Adopsi Inovasi Teknology Pertanian di Indonesia: Tantangan dan Alternatif Solusi. Agritepa, 12(1), 329–348. 10.37676/agritepa.v12i1.8646
Indraloka, A. B., Hilal, M. I., & Junaedi, A. S. (2025). Quality nutrient identification in liquid organic fertilizer (goat urine and banana stumps) and its application on growth of chili (Capsicum frutescens). International Journal of Science and Environment (IJSE), 5(1), 1–8. https://doi.org/10.51601/ijse.v5i1.122
Iskandar, S., Danil, M., & Bella, I. S. (2025). Penerapan teknologi pemisahan limbah padat dan cair pada kandang kambing untuk mendukung peternakan ramah lingkungan. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 4(2), 579–586. https://doi.org/10.29103/jmm.v4i2.25191
Karimah, K., Widyastuti, R. D., Septiana, L. M., & Ginting, Y. C. (2025). Pengaruh urin kambing yang diperkaya dengan bahan organik hijauan terhadap produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa subsp. chinensis). Jurnal Agrotek Kultura, 1(1). https://doi.org/10.23960/jak.v1i1.11119
Khair, H., Lubis, E., & Fitria, F. (2024). Konversi limbah dan urine kambing menjadi pupuk organik padat dan cair berbasis IoT di Desa Kolam, Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Larisma, 1(2), 40–45. https://doi.org/10.56495/jpml.v1i2.672
Khair, H., Lubis, E., & Fitria, F. (2024). Konversi limbah dan urine kambing menjadi pupuk organik padat dan cair berbasis IoT di Desa Kolam, Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Larisma, 1(2), 40–45. https://doi.org/10.56495/jpml.v1i2.672
Lalla, M., Sudiarta, I. M., Said, S., & Ngioyo, Y. (2024). Potensi hasil kacang tanah yang diaplikasi pupuk organik cair kulit nenas dan urin kambing: Potential peanut yields applying liquid organic fertilizer from pineapple skin and goat urine. Jurnal Agrisistem, 20(2), 52–59. https://doi.org/10.52625/j-agr.v20i2.327
Mulyadi, M. (2011). Penelitian kuantitatif dan kualitatif serta pemikiran dasar menggabungkannya. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 15(1), 127–138. https://doi.org/10.31445/jskm.2011.150106
Nurdin, N., Adhya, I., Herlina, N., Supartono, T., & Hendrayana, Y. (2024). Teknologi eco enzyme pada pembuatan pupuk organik cair (POC) urin kambing. Journal of Innovation and Sustainable Empowerment, 3(2), 72–78. https://doi.org/10.25134/jise.v3i2.63
Nurdin, S., Sapitu, F., & Padidi, N. (2026). Tanggapan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.) terhadap aplikasi pupuk organik cair urin kambing. Jurnal Agroplasma, 13(1), 56–63. https://doi.org/10.36987/agroplasma.v13i1.9057
Nurlaili, N., Pusvita, E., Gribaldi, G., Asroh, A., Novriani, N., Danial, E., Yulhasmir, Y., Diana, S., Dewi, N., Sakalena, F., Fatmanurshanti, D., Lastinawati, E., Rosmawati, H., Ogari, P., & Lestari, W. (2026). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari urine kambing di Desa Tanjung Sari, Kabupaten OKU. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 6(1). https://doi.org/10.59818/jpm.v6i1.2545
Nurnaningsih, W., Supranoto, Herijanto, S., & Tuswati, S. E. (2025). Sosialisasi dan praktek pembuatan POC (pupuk organik cair) urin kambing dan pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai ecoenzim. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 78–84. https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v4i1.336
Rahman, B. A. F., & Thamrin, S. (2024). Demonstrasi pembuatan pupuk organik cair (POC) dari hijauan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin, 5(1), 73–81. https://doi.org/10.31947/jpmh.v5i1.34815
Siboro, E. S., Surya, E., & Herlina, N. (2013). Pembuatan pupuk cair dan biogas dari campuran limbah sayuran. Jurnal Teknik Kimia USU, 2(3), 40–43. https://doi.org/10.32734/jtk.v2i3.1448
Sukmawati, N. M. S., Suniti, N. W., & Sujana, I. N. (2019). Aplikasi teknologi fermentasi dalam pembuatan biostarter berbasis daun dan buah di Desa Antapan Baturiti Tabanan. Buletin Udayana Mengabdi, 18(1), 138–142. https://doi.org/10.24843/BUM.2019.v18.i01.p28
Utami, R. N., Dahniar, D., Susanti, I., & Angka, A. W. (2025). Optimalisasi pemanfaatan urine kambing sebagai pupuk organik cair (POC): Guna mencegah penyebaran pencemaran lingkungan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(6), 4033–4039. https://doi.org/10.31764/jpmb.v9i6.34152
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Safira, Auvina Hasya Lupita, Agustine Gitania Kencana, Taula Mawar Suci, Septia Asma Nabilla, Listhia Hardiati Rahman, Ilham Ali, Muhamad Angzil Fatah, Rafi Amarullah AD Dharuqhutni, Panggih Fadilah, Dwi Angga Pratama, Listhia Hardiati Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













