Inovasi Sabun Cair Berbasis Limbvah Pelepah Pisang Kelurahan Susukan, Ungaran, Kabupaten Semarang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i6.4970Keywords:
keterampilan, pelepah pisang, pengetahuan, sabun cuci piringAbstract
Pelepah pisang diketahui mengandung serat alami, selulosa, dan senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produk ramah lingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biomassa pisang memiliki potensi sebagai bahan baku produk berbasis serat dan ekstrak alami. Pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai tambah juga sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang mendorong efisiensi sumber daya. Oleh karena itu, inovasi berbasis limbah pelepah pisang relevan untuk dikembangkan di tingkat desa. Tujuan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi pemanfaatan limbah pelepah pisang sebagai bahan baku produk inovatif, dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan sabun cair dengan cara pemberian demo. Pengabdian dilakukan dengan cara memberikan penjelasan materi terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan demo pembuatan sabun cuci piring. Bahan pembuat sabun dalam formulasi diantaranya pelepah pisang, texapon, gliserin, EDTA Na4, tambahan pewarna, serta pewangi. Pengetahuan masyarakat Kelurahan Susukan diukur dengan menggunakan soal pretest dan posttest yang dibagikan sebelum materi diberikan dan setelah demo dilaksanakan. Pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan desa mandiri dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memiliki relevansi yang kuat terhadap agenda pembangunan berbasis potensi lokal.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. (2024). Kecamatan Ungaran Timur dalam angka 2024. BPS Kabupaten Semarang.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. (2024). Statistik pertanian hortikultura Kabupaten Semarang 2024.
Barel, A. O., Paye, M., & Maibach, H. I. (2014). Handbook of Cosmetic Science and Technology (4th ed.). CRC Press.
Becker, L. C., Bergfeld, W. F., Belsito, D. V., Hill, R. A., Klaassen, C. D., Liebler, D. C., Marks, J. G., Jr., Shank, R. C., Slaga, T. J., Snyder, P. W., Gill, L. J., & Heldreth, B. (2019). Safety assessment of glycerin as used in cosmetics. International Journal of Toxicology, 38(3_suppl), 6S–22S. https://doi.org/10.1177/1091581819883820
Chambers, R. (2014). Rural Development: Putting the Last First. London: Routledge.
Ellen MacArthur Foundation. (2019). Completing the Picture: How the Circular Economy Tackles Climate Change. United Kingdom: Ellen MacArthur Foundation.
Emaga, T. H., Andrianaivo, R. H., Wathelet, B., Tchango, J. T., & Paquot, M. (2007). Effects of the stage of maturation and varieties on the chemical composition of banana and plantain peels. Food Chemistry, 103(2), 590–600. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2006.09.006
Fluhr, J. W., Darlenski, R., & Surber, C. (2008). Glycerol and the skin: Holistic approach to its origin and functions. British Journal of Dermatology, 159(1), 23–34. https://doi.org/10.1111/j.1365-2133.2008.08643.x
Harry, R. G. (1973). Harry’s Cosmeticology (7th ed.). Leonard Hill Books.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia. Jakarta: KLHK.
Kumari, P., Gaur, S. S., & Tiwari, R. K. (2023). Banana and its by-products: A comprehensive review on its nutritional composition and pharmacological benefits. eFood, 4(5), e110. https://doi.org/10.1002/efd2.110
Onyema, C. T., Ofor, C. E., Okudo, V. C., & Ogbuagu, A. S. (2016). Phytochemical and antimicrobial analysis of banana pseudo stem (Musa acuminata). Journal of Pharmaceutical Research International, 10(1), 1–9. https://doi.org/10.9734/BJPR/2016/22593
Poucher, W. A., & Butler, H. (2000). Poucher’s Perfumes, Cosmetics and Soaps (10th ed.). Kluwer Academic Publishers. (7th ed.). Pharmaceutical Press.
Rowe, R. C., Sheskey, P. J., & Quinn, M. E. (2012). Handbook of Pharmaceutical Excipients
Saravanan, K., & Aradhya, S. M. (2011a). Polyphenols of pseudostem of different banana cultivars and their antioxidant activities. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 59(8), 3613–3623. https://doi.org/10.1021/jf103835z
Saravanan, K., & Aradhya, S. M. (2011b). Potential nutraceutical food beverage with antioxidant properties from banana plant bio-waste (pseudostem and rhizome). Food & Function, 2(10), 603–610. https://doi.org/10.1039/C1FO10071H
Shalini, R., Mahesh, S., & Suresh, S. (2011). Polyphenols of pseudostem of different banana cultivars and their antioxidant activities. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 59(8), 3613–3623. https://doi.org/10.1021/jf103835z
Subagyo, A., & Chafidz, A. (2018). Banana pseudo-stem fiber: Preparation, characteristics, and applications. In Banana Nutrition – Function and Processing Kinetics. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.82204
Wasitaatmadja, S. M. (2011). Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. UI Press.
World Health Organization. (2020). Recommendations on Hand Hygiene in Community Settings. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erna Prasetya Ningrum, Lilies Wahyu Ariani, Achmad Wildan, Erlita Verdia Mutiara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













