Pemberdayaan Umat Melalui Sinergi Dengan Gereja Katolik Dalam Pengenalan Dini Gejala Pneumonia Pada Anak
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.4971Keywords:
Anak, Gereja, Pemberdayaan, Pneumonia, SinergiAbstract
Pneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan penguatan deteksi dini di tingkat masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Gereja dalam mengenali tanda dan gejala pneumonia pada anak. Kegiatan dilaksanakan pada 29–30 April 2026 di Gereja Katolik Paroki St. Yoseph Frainademetz Mautapaga, bekerja sama dengan Puskesmas Kota Ende, dengan melibatkan 20 kader Gereja. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, evaluasi, dan refleksi bersama mitra. Pelatihan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, dan simulasi kasus. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan capaian pengetahuan dari 9% sebelum pelatihan menjadi 86% setelah pelatihan, dengan selisih 77 poin persentase. Hasil ini menunjukkan perubahan positif pada aspek pengetahuan peserta mengenai deteksi dini pneumonia. Namun, peningkatan keterampilan praktik dan dampak kegiatan terhadap deteksi dini di masyarakat belum dapat disimpulkan karena memerlukan evaluasi lanjutan. Pelatihan ini menjadi langkah awal pemberdayaan kader Gereja dalam mendukung edukasi kesehatan berbasis komunitas. Keberlanjutan program perlu didukung melalui pendampingan, latihan keterampilan, dan koordinasi dengan Puskesmas.
Downloads
References
Dinas Kesehatan Kabupaten Ende. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Ende Tahun 2023.
Dinas Kesehatan Kabupaten Ende. (2025). Profil Kesehatan Kabupaten Ende 2024.
Kanda, T. H., Kerau, W., & Saputra, K. J. G. (2026). Dari Altar ke Jalanan: Peran Gereja Katolik dalam Gerakan Pembebasan dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia. APOSTOLICUM: Jurnal Pendidikan Keagamaan Katolik Ledalero, 2(1), 32–56. https://doi.org/10.31385/apostolicum.v2i1.511
Kementerian Kesehatan RI. Sekretariat Jenderal. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2016). Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut.
Minarti S., A., Asrina, A., Sundari, S., & Alim, A. (2024). Pengaruh Pelatihan TB PARU Terhadap Kemampuan Kader Dalam Deteksi Dini dan Penemuan Kasus Baru TB Paru Di Kabupaten Bulukumba. Jurnal Berita Kesehatan, 17(1), 50–60. https://doi.org/https://doi.org/10.58294/jbk.v17i1
Noya, F., Ramadhan, K., Tadale, D. L., & Widyani, N. K. (2021). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan kader posyandu remaja. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(5), 2314–2322. https://doi.org/10.31764
Nugroho, F. C., Banase, E. F. T., Ernawati, S. H., Manek, L. O., Hamu, A. H., & Vanchapo, A. R. (2023). Peningkatan Peran Kader Dalam Melakukan Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular di Wilayah Puskesmas Oebobo. Communnity Development Journal, 4(5), 9973–9978. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/cdj.v4i5
Pamurti, S., & Fibriana, A. I. (2016). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Dengan Media Kalender Oleh Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Kemampuan Ibu Mendeteksi Dini Pneumonia Balita. Journal of Health Education, 1(2), 8–16. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/jhe.v8i2
Prasetyaningrum, W., Sujana, T., & Harun, I. (2025). Strategi Holistik Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas Gereja dalam Meningkatkan Pengetahuan Lansia tentang Pengelolaan Hipertensi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(3), 3689–3694. https://doi.org/http://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i3.6516
Rahmawati, R., Hariati, N. W., Nurcahyani, I. D., & Wahyuni, F. (2018). Penyuluhan Dan Pelatihan Kader Posyandu Sebagai Upaya Peningkatan Wawasan Pelayanan Gizi Bagi Masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 2(1), 29–33. https://doi.org/10.31764/jmm.v2i1.1334
Rosuliana, N. E., Mawaddah, E., & Mustikasari, M. (2025). Edukasi Deteksi Dini Pneumonia Balita dengan Booklet ABAS di Tasikmalaya. SIGDIMAS : Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat, 03(01), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.55644/sigdimas.v3i01
Rosuliana, N. E., Nurhayati, T., & Aryanti, D. (2023). Pelatihan Kader dalam Deteksi Dini dan Perawatan Balita Pneumonia Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Di Puskesmas Cibeureum Tasikmalaya. SIGDIMAS : Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat, 01(02), 95–104. https://jurnalpkm.stikespgicikini.ac.id/index.php/sigdimas/issue/view/2
Rukiyanto, B. A. (2017). Peran Gereja Katolik Dalam Membangun Bangsa Indonesia Di Era Reformasi. Diskursus - Jurnal Filsafat Dan Teologi Stf Driyarkara, 16(2), 105–137. https://doi.org/10.26551/diskursus.v16i2.58
Situmorang, M., Mulyana, & Jihhan Naailah Zhahara. (2026). Peningkatan Literasi Kesehatan Jemaat Gereja Melalui Pencatatan Kesehatan Digital Terintegrasi Satu Sehat. Jurnal Pustaka Mitra, 6(1), 113–118. https://doi.org/https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1
Sofyan, F. A., Aquami, A., & Sunardi, S. (2022). Pelatihan Pembelajaran HOTS di MI Se-Kota Palembang. Publikasi Pendidikan, 12(2), 150. https://doi.org/https://doi.org/10.70713/publikan.v12i2
Tisnawati, & Ilda, Z. A. (2021). Pengaruh Modul Modifikasi MTBS-M Dalam Deteksi Dini Pnemonia Pada Balita. Menara Ilmu, 15(1), 98–103. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/issue/view/173
World Health Organization. (2024). Guideline on Management of Pneumonia and Diarrhoea in Children up to 10 Years of Age.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pius Kopong Tokan, Syaputra Artama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














