Edukasi Teknik Micro Break sebagai Upaya Preventif Risiko Muskuloskeletal Disorder (MsDs) pada Guru SD Negeri Wonosegoro 02 Bandar

Authors

  • Sabila Noviawati Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
  • Anita Faradilla Rahim Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i7.5053

Keywords:

Education, Fisioterapi, Muskuloskeletal Disorder (Msds), Teknik Micro-Break

Abstract

Guru dan tenaga kependidikan memiliki risiko tinggi mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs) akibat postur kerja statis dan durasi kerja yang panjang. Micro-break merupakan salah satu strategi ergonomi singkat yang efektif untuk mengurangi ketegangan otot, namun tingkat pemahaman guru mengenai teknik ini seringkali masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi teknik micro-break terhadap tingkat pengetahuan guru dalam mencegah risiko MSDs. Metode: Kegiatan ini menggunakan desain pre-post test untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan sesudah intervensi. Sampel penelitian terdiri dari 10 orang guru dan staf di SDN Wonosegoro 02 yang diambil secara total sampling. Instrumen evaluasi menggunakan kuesioner yang terdiri dari empat butir pertanyaan terkait teknik micro-break. Hasil: Data post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana seluruh peserta (100%) mampu menjawab "Ya" (benar) pada setiap pertanyaan yang diajukan. Kesimpulan: Edukasi mengenai teknik micro-break terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta sebagai upaya preventif terhadap gangguan muskuloskeletal di lingkungan sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anjasmara, B., Tenriwulan, A. F., & Rabbani, A. (2024). The relationship between physical activity with musculoskeletal disorder's complaints in the elderly. Jurnal Profesional Fisioterapi, 3(2). https://doi.org/10.24127/fisioterapi.v3i2.6016

Chandran, O., Shruthi, P., Sukumar, S., & Chandrasekaran, B. (2023). Effects of physical activity breaks during prolonged sitting on vascular and executive function d A randomised cross-over trial. Journal of Taibah University Medical Sciences, 18(5), 1065–1075. https://doi.org/10.1016/j.jtumed.2023.03.004

Dharmansyah, M. I., Pratiwi, L. A. A., & Nabilah E. R., A. R. (2025). Hubungan posisi duduk dan durasi duduk dengan derajat fungsional low back pain pada pegawai Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(2), 796–802. https://doi.org/10.59141/cerdika.v5i2.2510

El Addin, F. R. A. Z., Multazam, A., & Fitriyah, Q. (2025). Penyuluhan stase komunitas mengenai sikap ergonomis untuk mengurangi terjadinya musculoskeletal disorders di komunitas PKK Desa Genengan Pakisaji Kabupaten Malang. Health Care: Journal of Community Service, 3(4), 392–399. https://doi.org/10.62354/healthcare.v3i4.153

Erick, P. N., & Smith, D. R. (2011). A systematic review of musculoskeletal disorders among school teachers. BMC Musculoskeletal Disorders, 12, 260. https://doi.org/10.1186/1471-2474-12-260

Hamidah, F. A., Wardani, D. W. S. R., & Lusina, S. E. (2025). Hubungan durasi duduk dengan keluhan low back pain pada pegawai BNI KCU Metro Provinsi Lampung. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan, 5(3), 568–579. https://doi.org/10.55606/jpikes.v5i3.6390

Harahap, A. R., Mulyono, S., & Sari, D. (2021). The difference of musculoskeletal disorders before and after workplace stretching exercise. Journal of Vocational Health Studies, 5(2), 126–132. https://doi.org/10.20473/jvhs.v5.i2.2021.126-132

Herman, Inayah, S., Andriani, M., Andriani, N., Nasution, A. R., Arminas, & Munarso, D. Y. (2025). Kelelahan kerja: Teori, pengukuran dan manajemen. U ME Publishing.

Ismayenti, L., & Wardani, T. L. (2022). Program peregangan di tempat kerja untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal pekerja sektor informal. Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health, 7(1), 94–102. https://doi.org/10.21111/jihoh.v7i1.8753

Latipah, S., & Ahmad, S. N. A. (2024). Self-management: A new eight-minute stretching program for employees with musculoskeletal disorders (MSDs). Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(2), 95–106. https://doi.org/10.7454/jki.v27i2.1258

Martha, A. P. M. A., Djoar, R. K., Gerhanawati, I., & Swandari, A. (2023). Nyeri punggung bawah o/k musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja dengan posisi kerja dominan duduk. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF), 6(1), 122–127. https://doi.org/10.35451/jkf.v6i1.1737

Nurhayati, R., & Lubis, Z. I. (2025). Edukasi dan pencegahan terjadinya gangguan muskuloskeletal (MSDs) pada guru dan karyawan MTs Darussalam Kademangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(8), 4218–4226. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3251

Oktavianti, A. R., & Rosadi, R. (2026). Program fisioterapi berbasis workplace exercise untuk pencegahan upper trapezius tightness pada pekerja kantor Distrik Navigasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(2), 416–421. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4258

Putri, F., Siwi, K., & Romadona, I. A. (2022). Intervensi ergonomi sebagai upaya preventif musculoskeletal disorders (MSDs) pada tenaga kependidikan FIK Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal Sport Science, 12(2), 84–89. https://doi.org/10.17977/um057v12i2p84-89

Resfita, D., Zaman, K., & Emka, S. R. (2026). Edukasi ergonomi kerja dalam pencegahan keluhan musculoskeletal disorders (MSDS) pada petugas front office di RS Awal Bros Panam tahun 2025. Jurnal Medika: Medika in Progress, 5(2), 2321–2327. https://doi.org/10.31004/y6ev2m83

Sari, I. M., Kamila, M. D., & Sianipar, I. R. (2026). Lama berdiri saat mengajar dan gangguan muskuloskeletal pada guru sekolah dasar di Kota Serang. Jurnal Semesta Sehat, 6(1), 50–61. https://doi.org/10.58185/jmestahat.v6i1.188

Septadina, I. S., Wardiansah, Fatimah, N., & Fitri, A. D. (2025). Musculoskeletal disorder associated with device usage at the teacher profession. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 12(1), 46–51. https://doi.org/10.32539/jkk.v12i1.463

Subagio, H. B. (2022). Gambaran gangguan muskuloskeletal pada area bahu pada guru di daerah Jabodetabek. Indonesian Journal of Physiotherapy, 2(1). https://doi.org/10.52019/ijpt.v2i1.3332

Vitoulas, S., Konstantis, V., Drizi, I., Vrouva, S., Koumantakis, G. A., & Sakellari, V. (2022). The effect of physiotherapy interventions in the workplace through active micro-break activities for employees with standing and sedentary work. Healthcare, 10(10), 2073. https://doi.org/10.3390/healthcare10102073

Wardani, R., Meirino, M., Lestari, D. D., & Giawa, D. (2023). Upaya pencegahan gangguan musculoskeletal disorders (MSDs) pada karyawan dan karyawati front office department di Klinik Recons Fit Palembang. JARAS: Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan, 1(2), 116–124. https://doi.org/10.24853/jaras.1.2.116-124

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Noviawati, S., & Rahim, A. F. (2026). Edukasi Teknik Micro Break sebagai Upaya Preventif Risiko Muskuloskeletal Disorder (MsDs) pada Guru SD Negeri Wonosegoro 02 Bandar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(7), 3652–3661. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i7.5053

Issue

Section

Articles