Edukasi Pencegahan Diabetes Mellitus Berbasis Leaflet Interaktif pada Lansia Prolanis Pekon Bulu Karto

Authors

  • Nadya Dwita Fatma Sari Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Eka Pratiwi Yunianti Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Ulfa Fitria Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Zihan Frestey Sukoco Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Anggun Sulastin Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Noval Aditya Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Restu Putri Dwi R Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Risnawati Adi Ramadhani Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Alfi Mutoharoh Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Yudi Pratama Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i7.5061

Keywords:

Diabetes Mellitus, Edukasi Interaktif, Leafet, Prolanis, Sekolah Lansia

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang mengalami peningkatan prevalensi secara signifikan pada kelompok lanjut usia di tingkat pelayanan primer. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) mengenai pencegahan dan pengendalian Diabetes Mellitus di Sekolah Lansia Amanah Bunda IV Pekon Bulu Karto. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dua arah berbasis media visual leaflet ramah lansia yang mencakup edukasi prinsip pola makan 3J (Tepat Jadwal, Tepat Jumlah, Tepat Jenis), pembatasan konsumsi gula harian, serta pentingnya aktivitas fisik. Kegiatan ini diikuti oleh 59 lansia peserta Prolanis dengan pendampingan personal dari 25 kader Posyandu dan bidan desa. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi interaktif berbasis leaflet. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor pengetahuan. Kesimpulannya, intervensi edukasi interaktif berbasis leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai pencegahan DM dan dapat dijadikan model promosi kesehatan berkelanjutan bagi Posyandu Lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Diabetes Association Professional Practice Committee for Diabetes. (2026). Introduction and methodology: Standards of Care in Diabetes—2026. Diabetes Care, 49(Supplement_1), S1–S5. https://doi.org/10.2337/dc26-SINT

Ardila, M., Humolungo, D. T. W. S., Amukti, D. P., & Akrom, A. (2024). Promosi kesehatan pencegahan dan pengendalian diabetes melitus pada remaja. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 534–540. https://doi.org/10.53769/jai.v4i2.729.

Ariwati, V. D., Martina, M., Ka, R. T., Kusumawati, K., Nufus, H., Anggi, A., & Wandira, B. A. (2023). Pendidikan kesehatan tentang diabetes melitus pada masyarakat RT 3 Kelurahan Curug, Kota Depok. Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 47–54. https://doi.org/10.37402/abdimaship.vol4.iss1.217

Dharmayanti, N. P. D., Darmini, A. Y., & Dharmapatni, N. W. K. (2024). Tingkat pengetahuan penderita diabetes melitus tentang pencegahan ulkus diabetik melalui penyuluhan. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 3(2), 70–74. https://doi.org/10.37294/jai.v3i2.511

Halim, R. M. N., Mirza, A. H., & Rabbani, H. (2025). Pelatihan desain banner sebagai media promosi produk UMKM Desa Telang Sari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(9), 4751–4755. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3374.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku kesehatan ibu dan anak (KIA) edisi revisi 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Munali. (2019). Pengaruh edukasi kesehatan perawatan kaki terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan ulkus kaki diabetik. Critical Medical and Surgical Nursing Journal, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.20473/cmsnj.v8i1.13241

Nabilah, G. P., & Rizqi, M. A. (2024). Pengembangan media leaflet digital pencegahan diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 5(1), 208–212. https://doi.org/10.34011/jks.v5i1.2521

Nasution, F., Andilala, A., & Siregar, A. A. (2021). Faktor risiko kejadian diabetes mellitus. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 94–102. https://doi.org/10.32831/jik.v9i2.304

Nurdianto, A. R., Anhar, C. A., Anwari, F., Charisma, A. M., & Farida, E. A. (2021). Edukasi pola hidup sehat dalam mengontrol kadar glukosa darah puasa bagi anggota Prolanis Puskesmas Trosobo, Sidoarjo saat pandemi COVID-19. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung, 1(1), 387–399. https://doi.org/10.33479/senampengmas.2021.1.1.387-399.

PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2021. PB PERKENI.

Riviani, R., Mutiara, E., Santosa, H., & Masyitah, A. (2025). Analisis spasial kasus diabetes melitus dan faktor risiko di Provinsi Sumatera Utara tahun 2023. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 972–979. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1683

Sattu, M., Balebu, D. W., Dokoleng, E., & Handayani, L. (2024). Gambaran faktor risiko diabetes melitus tipe 2 pada mahasiswa di Universitas Tompotika Luwuk. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 2(3), 120–130. https://doi.org/10.51888/jpmeo.v2i3.246

Schleicher, E., Gerstner, S., Häring, H. U., Kellerer, M., Landgraf, R., Nauck, M., & Tschöpe, D. (2022). Definition, classification and diagnosis of diabetes mellitus. Experimental and Clinical Endocrinology & Diabetes, 130(Suppl 1), S1–S291. https://doi.org/10.1055/a-1624-2897

Sela, A. (2023). Hubungan antara usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan kejadian diabetes melitus di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Journal of Economics/Zeitschrift für Nationalökonomie, 139(3), 235–260. https://doi.org/10.1007/s00712-023-00827-w

Setiyawan, S., Rahmawati, A., & Suwarni, S. (2025). Pemberdayaan lansia dalam penerapan lima pilar diabetes melitus di Puskesmas Tajinan Kabupaten Malang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(3), 1355–1363. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i3.19093.

Tatius, B., & Aguston, M. L. R. (2025). Penyuluhan kesehatan pencegahan diabetes melitus di masa tua pada komunitas geriatri di Rumpelsos Pucang Gading Kota Semarang. JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai, 10(1), 213–217. https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i1.3534

World Health Organization [WHO]. (2024). Global status report on noncommunicable diseases 2024. World Health Organization.

World Health Organization [WHO]. (2026). Guideline on sugars intake for adults and children: Prevention of chronic noncommunicable diseases. World Health Organization.

Wulandari, T. S., Kurniawati, R., & Asriyanto, L. F. (2025). Edukasi perawatan hipertensi dengan “PATUH dan CERDIK” di Kelurahan Pare Temanggung. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 8(4), 242–251. https://doi.org/10.31596/jpk.v8i4.577

Yoto, M., Afif, M., Antika, C. S., Ridwanah, A. A., Firdausi, N. J., Qoyyimah, M., & Rahmah, F. (2024). Implementasi posyandu pada era transformasi layanan primer di Kabupaten Kediri. Journal of Mandalika Literature, 6(1), 279–284. https://doi.org/10.36312/jml.v6i1.3975

Downloads

Published

2026-09-15

How to Cite

Sari, N. D. F., Yunianti, E. P., Fitria, U., Sukoco, Z. F., Sulastin, A., Aditya, N., Dwi R, R. P., Ramadhani, R. A., Mutoharoh, A., & Pratama, Y. (2026). Edukasi Pencegahan Diabetes Mellitus Berbasis Leaflet Interaktif pada Lansia Prolanis Pekon Bulu Karto . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(7), 3713–3719. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i7.5061

Issue

Section

Articles