Dari Dolanan Ke Panggung: Penguatan Karakter dan Keberlanjutan Musik Tradisi melalui Pelatihan Karawitan Anak di Sanggar Harmini Parni Ponorogo

Authors

  • Anbie Haldini Muhammad Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Senyum Sadhana Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Tomy Agung Sugito Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Bambang Sugito Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i7.5189

Keywords:

karawitan anak, keberlanjutan budaya, lagu dolanan, pendidikan karakter, regenerasi musik tradisi

Abstract

Sanggar Harmini Parni di Desa Serag, Ponorogo, menghadapi krisis regenerasi karawitan: dari 16 anak yang aktif berlatih rutin, hanya sebagian kecil mampu memainkan pola dasar balungan, sementara mayoritas lebih akrab dengan gawai daripada gamelan, dan modul pembelajaran berbasis lagu dolanan belum tersedia. Peserta seluruhnya perempuan berlatar Madrasah Ibtidaiyah yang kesehariannya lebih dekat dengan aktivitas mengaji dan belum memiliki pengalaman berkarawitan. Kegiatan pengabdian ini melatih keterampilan dasar karawitan anak, menumbuhkan nilai karakter, dan mengalihkan fokus anak dari gawai melalui pelatihan intensif berbasis lagu dolanan. Tim menerapkan cultural apprenticeship, memadukan fasilitator akademis dengan nayaga senior sanggar sebagai mentor budaya, bersama play-based learning, selama tiga hari (28-30 Agustus 2026) terhadap 18 anak: 14 dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah dan 4 dari Taman Kanak-kanak. Pada hari pertama, anak-anak masih kesulitan memainkan gamelan. Pada hari kedua, seluruh peserta sudah siap mementaskan gending Cublak-Cublak Suweng laras slendro, dan pada hari ketiga mereka memainkannya utuh dari buka kendang hingga suwuk. Nilai tata krama seperti menghargai gamelan dan menabuh dengan lembut tumbuh selama latihan, seiring teralihnya fokus anak dari gawai. Berdasarkan observasi kualitatif selama kegiatan, pelatihan intensif berbasis komunitas ini menunjukkan hasil yang menjanjikan sebagai model regenerasi budaya dalam waktu singkat, meski keberlanjutannya masih perlu diuji melalui pendampingan lanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, I. M., & Laksono, A. (2023). Upaya Paguyuban Budi Laras dalam pelestarian seni karawitan di Kampung Tematik Seni Budaya Jurang Blimbing Kota Semarang. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 6(2), 1–10. https://doi.org/10.14710/endogami.6.2.1-10

Ariston, Y., & Frahasini, F. (2018). Dampak penggunaan gadget bagi perkembangan sosial anak sekolah dasar. Journal of Educational Review and Research, 1(2), 86–91. https://doi.org/10.26737/jerr.v1i2.1675

Azizatullatifah, A. (2022). Pelatihan gamelan Sanggar Budaya Hamong Rasa guna meneruskan generasi di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 24(1), 9–16.

Bautista, A., Riaño, M. E., Wong, J., & Murillo, A. (2024). Musical activities in preschool education: A cross-cultural comparative study. Musicae Scientiae, 28(1), 93–111. https://doi.org/10.1177/10298649231173919

Chusna, P. A. (2017). Pengaruh media gadget pada perkembangan karakter anak. Jurnal Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Sosial Keagamaan, 17(2), 315–330. https://doi.org/10.21274/dinamika.2017.17.2.315-330

Demon, Y., Nagul, W., & Lejap, G. E. T. P. (2024). Permainan tradisional Edang Tatong sebagai media pembentukan karakter anak. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 90–99. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i2.3142

Halim, R. M. N., Mirza, A. H., & Rabbani, H. (2025). Pelatihan desain banner sebagai media promosi produk UMKM Desa Telang Sari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(9), 4751–4755. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3374

Hartiningsih, S. (2015). Revitalisasi lagu dolanan anak dalam pembentukan karakter anak usia dini. Atavisme, 18(2), 247–259. https://doi.org/10.24257/atavisme.v18i2.119.247-259

Hermansyah, H., Habibbullah, H., Hayati, D. K., Sati, N. V. L., Sakinah, U., & Rizkiana, D. (2025). Pelestarian seni gamelan sebagai identitas budaya di Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang, Dharmasraya. Jurnal Pustaka Mitra, 5(5), 296–301. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1192

Hidayah, N., & Ajhuri, K. F. (2026). Pelestarian seni karawitan sejak dini pada anak usia sekolah di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 229–240. https://doi.org/10.35931/ak.v6i1.5563

LPPM ISI Yogyakarta. (2025). Sanggar Roso Jati bangkit: LPPM ISI Yogyakarta dampingi generasi muda lestarikan karawitan gaya Yogya. LPPM ISI Yogyakarta. https://lppm.isi.ac.id/2025/10/24/sanggar-roso-jati-bangkit-lppm-isi-yogyakarta-dampingi-generasi-muda-lestarikan-karawitan-gaya-yogya/

Murtagh, E. M., Sawalma, J., & Martin, R. (2022). Playful maths! The influence of play-based learning on academic performance of Palestinian primary school children. Educational Research for Policy and Practice, 21, 407–426. https://doi.org/10.1007/s10671-022-09312-5

Mustanir, A., Hamid, H., & Syarifuddin, R. N. (2019). Pemberdayaan kelompok masyarakat desa dalam perencanaan metode partisipatif. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(3), 227–239. https://doi.org/10.25147/moderat.v5i3.2677

Rochayanti, C., Wiendijarti, I., Kuswarsantyo, & Saptatiningsih, R. I. (2019). Preservation media of local culture. Journal of Physics: Conference Series, 1254(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1254/1/012020

Rosa, S., Olivia, I., Gayatri, S., Fitria, T. N., & Rojabi, A. R. (2021). Increasing youth awareness of local culture through active learning. Cypriot Journal of Educational Sciences, 16(4), 1582–1601. https://doi.org/10.18844/cjes.v16i4.6014

Saputri, R. D. R., & Setyawan, A. (2022). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter pada anak sekolah dasar. AMAL INSANI (Indonesian Multidiscipline of Social Journal), 3(1), 24–31. https://doi.org/10.56721/amalinsani.v3i1.109

Setyawan, A. D., & Pangestuti, G. (2020). Implementasi pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler karawitan di SD N 2 Balong. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 6(3), 914–918. https://doi.org/10.30738/trihayu.v6i3.8152

Suherlan, Y., Sativa, A. V., Saputra, A., Kurniawan, F. Y., Mubarak, F. I., Tindi, J. B., Hafiz, K. I., Meinawati, K., Yulita, N., Dewi, O., & Hanifa, R. I. (2026). Revitalisasi gamelan di era digital: Upaya pelestarian budaya melalui teknologi. Haluan Sastra Budaya, 10(1), 112–130. https://doi.org/10.20961/hsb.v10i1.102257

Suprayogi, A. (2018). Fenomena lagu dolanan “Gundul-Gundul Pacul” dalam pendidikan karakter anak dan ranah sosial. Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 16(2), 109–117. https://doi.org/10.21831/imaji.v16i2.22745

Suyanti, S., & Abd Jabar, C. S. (2022). Studi deskriptif isi pesan moral pada lirik lagu dolanan khas Jawa. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5605–5614. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3256

Downloads

Published

2026-09-19

How to Cite

Muhammad, A. H., Sadhana, S., Sugito, T. A., & Sugito, B. (2026). Dari Dolanan Ke Panggung: Penguatan Karakter dan Keberlanjutan Musik Tradisi melalui Pelatihan Karawitan Anak di Sanggar Harmini Parni Ponorogo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(7), 3861–3868. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i7.5189

Issue

Section

Articles