Pengenalan Simbol Simbol Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro

Authors

  • Rahmat Kurniawan Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Yulistia Anggraini Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Irwan Soedarmanto Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Triana Alfi Husniah Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Anggun Ela Agustianti Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Deardo Natan Sowaa Gea Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Prio Santoso Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Arif Ashari Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Yoga A Pratama Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Alex Kurniawan Almansyur SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, Indonesia
  • Ning Murwatiningsih SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5238

Keywords:

Manajemen Laboratorium, Pengelolaan B3, SMA MuAD Metro

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap manajemen keselamatan laboratorium berbasis pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMA MuAD) Metro, Lampung. Kegiatan dilatarbelakangi oleh keterbatasan literasi siswa mengenai identifikasi bahaya, penggunaan bahan kimia, dan penerapan keselamatan kerja di laboratorium sekolah. Program dilaksanakan melalui koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan platform digital Quizizz. Materi meliputi konsep dasar pengelolaan B3, identifikasi simbol bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), penyimpanan bahan kimia, pengelolaan limbah sederhana, dan analisis studi kasus risiko laboratorium. Kegiatan diikuti oleh 146 siswa kelas XI dan menunjukkan peningkatan pemahaman berdasarkan hasil pre test dan pos test. Nilai rata-rata materi teori meningkat dari 63 menjadi 81, identifikasi simbol B3 dari 47 menjadi 90, dan analisis studi kasus dari 58 menjadi 88. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan identifikasi simbol B3 sebesar 91,49%, diikuti analisis studi kasus sebesar 51,72% dan penguasaan teori sebesar 28,57%. Hasil menunjukkan bahwa integrasi ilmu kimia, keselamatan kerja, dan teknologi pembelajaran interaktif dapat meningkatkan literasi keselamatan laboratorium dan mendukung pengembangan budaya keselamatan berkelanjutan di sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhdiyat, H. R., Sarjan, M., & Sjah, T. (2025). Evaluation of laboratory waste management at Mataram University as a basis for preparing environmental pollution prevention policies. Jurnal Pijar MIPA, 20(1), 173–178. https://doi.org/10.29303/jpm.v20i1.8213

Alifatunnisa, N. A., Royani, A., Noviliani, Y., Nazhifah, S. S. Z., & Muliyah, E. (2024). Analisis pengelolaan limbah praktikum biologi di Madrasah Aliyah X, Tangerang Selatan. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 3(4), 412–419. https://doi.org/10.55123/insologi.v3i4.3902

Ardiana, C., Amalia, L., Muthmainnah, R., Nawawi, I., & Hernawati, D. (2022). School laboratory management. Indonesian Journal of Community Empowerment, 3(2), 49–56. https://doi.org/10.35899/ijce.v3i02.460

Elvania, N. C., Purwaningrum, S. I., Setya, N. W., & Fiqr, A. H. (2024). Sosialisasi pengolahan sampah B3 sebagai upaya untuk peningkatan kesadaran dan kedisiplinan dalam menjaga lingkungan warga sekolah. Surya Abdimas, 8(4), 568–574. https://doi.org/10.37729/abdimas.v8i4.5542

Harahap, J., Kamal, N., Sabarudin, & Aida, N. (2024). Evaluasi pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil Kabupaten Aceh Singkil. AMINA, 6(3), 100–109. https://doi.org/10.22373/amina.v6i3.5993

Herlina. (2025). Analisis risiko dan sistem pengelolaan limbah bahan kimia berbahaya. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi, 7(2), 379–387. https://doi.org/10.35451/dxdj9r93

Kurniati, T., Nasoetion, P., & Sulastri. (2026). Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di TPS PT. X pembangunan RSPTN Universitas X. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat dan Sosial, 4(2), 189–199. https://doi.org/10.59024/jikas.v4i2.1625

Mufakkiroh, A., Berlian, L., & Kurniasih, S. (2026). Analisis pengelolaan laboratorium IPA di SMP IT AL-Mubarok Kota Serang: Perspektif toksikologi lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia, 9(1), 35–44. https://doi.org/10.23887/jppsi.v9i1.108442

Mulya, W. (2020). Penyimpanan limbah bahan berbahaya dan beracun studi kasus pada PT. Serasi Mitra Mobil di Balikpapan. IDENTIFIKASI, 6(1), 277–284. https://doi.org/10.36277/identifikasi.v6i1.113

Muslih, E. Y., Saputra, F. D., Yanidar, R., Yulinawati, H., Putri, L. R., Kusumadewi, R. A., & Retraubun, I. R. (2026). Edukasi keselamatan dan kesehatan kerja K3 serta pengelolaan limbah B3 di Sekolah Vokasi Analis Kimia dan Farmasi. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 17(2), 288–295. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v17i2.25384

Rachman, M. T., Hikmaturohmi, I., Khofipah, S. N., Hardian, A., & Mustofa, R. F. (2025). Analysis of science laboratory management in junior high schools across Tasikmalaya City: Challenges and development opportunities. Sainsmat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam, 14(2), 274–282. https://doi.org/10.35580/sainsmat142718002025

Raflina, N., Ardani, R. R., Umar, H., Maula, N. I., & Muliyah, E. (2026). Analisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam pengelolaan laboratorium biologi di SMA Negeri X Jakarta. Biologiei Educația: Jurnal Pendidikan Biologi, 6(1), 18–28. https://doi.org/10.62734/be.v6i1.1022

Saifuddin, M. F., Istiqomah, M. N., Jannah, N., Purwanti, P., Rahmawati, N., & Puspitasari, E. D. (2023). Waste management of high school biology laboratory in Yogyakarta City. Indonesian Journal of Biology Education, 6(1), 41–45. https://doi.org/10.31002/ijobe.v6i1.639

Salesman, F., & Farida, U. (2018). Penilaian bahan berbahaya beracun pada laboratorium radiologi RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 7(1), 122–129. https://doi.org/10.20473/ijosh.v7i1.2018.122-129

Samputri, S., Hikmawati Arif, R. N., Amir, M. I., & Ramadhani, R. (2024). Laboratory management from the perspective of principals, science teachers and learners at UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar. Kappa Journal, 8(3), 344–350. https://doi.org/10.29408/kpj.v8i3.28539

Suryana, I., Nurhaliza, S., Nisa, S., Helvira, H., Andriani, H., & Fajarwati, S. (2024). Laboratorium sebagai pusat sumber belajar. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(5), 719–727. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i5.878

Suslistya, V., & Mahadewi, G. (2023). Manajemen laboratorium sebagai langkah peningkatan mutu pelaksanaan praktikum ilmu pengetahuan alam. SEARCH: Science Education Research Journal, 1(2), 1–13. https://doi.org/10.47945/search.v1i2.1247

Wilujeng, S. A., Warmadewanthi, I., Bagastyo, A. Y., & Raharjo, M. (2021). Kajian sistem pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) kegiatan pendidikan di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Jurnal Purifikasi, 20(2), 43–57. https://doi.org/10.12962/j25983806.v20.i2.416

Wulandari, S. D., Ghoida, S. N., Pangastuti, S., Ni’mah, U., Basri, F. N. A., Saifuddin, M. F., & Puspitasari, E. D. (2022). Pengelolaan limbah laboratorium biologi SMA di Kabupaten Bantul, D. I. Yogyakarta. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 6(2), 105–112. https://doi.org/10.32502/dikbio.v6i2.4769

Yuniar, D. A., Farhan, A., & Kamal, U. (2024). Tanggung jawab korporasi: Analisis kebijakan pengelolaan limbah B3 berbasis prinsip circular economy. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(3), 121–134. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i3.1369

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

Kurniawan, R., Anggraini, Y., Soedarmanto, I., Husniah, T. A., Agustianti, A. E., Gea, D. N. S., Santoso, P., Ashari, A., Pratama, Y. A., Almansyur, A. K., & Murwatiningsih, N. (2026). Pengenalan Simbol Simbol Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(8), 4414–4422. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5238

Issue

Section

Articles