Implementasi Kotak Ruang Rasa Hybrid sebagai Media Penyampaian Aspirasi Siswa SMA Negeri 3 Tenggarong

Authors

  • Nur Aulya Miftahul Jannah Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Indah Astuti Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Misda Kemala Sari Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Vifvi Amelia Putri Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Dayang Nasreen Nabyl Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Pretty Shinta Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Adi Setiawan Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Maryanto Maryanto SMA Negeri 3 Tenggarong, Indonesia
  • Aris Setiawan SMA Negeri 3 Tenggarong, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5256

Keywords:

Kotak Ruang Rasa Hybrid, Mediasi, Serap Aspirasi

Abstract

SMA Negeri 3 Tenggarong belum memiliki media khusus yang mampu menampung aspirasi siswa secara praktis, aman, dan terdokumentasi, sehingga sebagian siswa enggan menyampaikan keluhan maupun saran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Kotak Ruang Rasa Hybrid berbasis QR Code, yaitu media serap aspirasi yang mengintegrasikan kotak aspirasi fisik dengan formulir digital. Kegiatan menggunakan metode mediasi dengan pendekatan kualitatif melalui lima tahapan: observasi dan eksplorasi kebutuhan, implementasi Kotak Ruang Rasa, pengukuran kondisi awal dan sosialisasi program, edukasi dan pendampingan di setiap kelas, serta analisis dan tindak lanjut aspirasi. Sasaran kegiatan adalah seluruh siswa sebanyak 404 orang. Hasil menunjukkan bahwa setelah sosialisasi umum terkumpul 11 aspirasi (2,72% dari 404 siswa), sedangkan setelah edukasi langsung di setiap kelas jumlah kumulatif aspirasi meningkat menjadi 170 (42,08%).  Aspirasi yang terkumpul mencakup aspek perasaan, fasilitas, dan kegiatan sekolah. Kotak Ruang Rasa Hybrid menyediakan alternatif media komunikasi yang dapat diakses secara fisik maupun digital, serta membantu guru Bimbingan dan Konseling mendokumentasikan dan mengelompokkan aspirasi secara sistematis. Program ini berpotensi menjadi model bagi sekolah lain dengan karakteristik serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barira, S., Lubis, R., & Nurhayani. (2024). Persepsi siswa pada layanan bimbingan dan konseling di SMK Negeri 1 Aceh Tenggara. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 4(4), 1–24. https://doi.org/10.55606/cendekia.v4i4.3147

Barus, A. B. B., Manik, I. D. R., Ujung, J. A. N., & Hersya, M. R. (2026). Penerapan pendekatan persuasif guru BK untuk mengubah persepsi siswa terhadap ruang BK. Journal Innovation in Education, 4(2), 16–27. https://doi.org/10.59841/inoved.v4i2.3729

Beukema, L., F., D. W. A., Korevaar, E. L., Hofstra, J., & Reijneveld, S. A. (2024). Investigating the use of support in secondary school: The role of self-reliance and stigma towards help-seeking. Journal of Mental Health, 33(2), 227–235. https://doi.org/10.1080/09638237.2022.2069720

Febriani, A. N., Maharani, T., Ismaidin, S. A., Pulungan, H., Amelia, R., Sulistyani, S., Wuriyani, E. P., & Amalia, N. (2025). Digitalisasi kotak saran sebagai media aspirasi warga sekolah: Implementasi Google Form di TK Sinar Mutiara. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 3(2), 1006–1009. https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7581

Fitria, R. N., Halida, A. N., Khoiri, A. A., Al Faruq, M. S., Auliyah, R., & Azzahra, N. A. (2025). Digitalisasi sumber belajar interaktif berbasis QR Code untuk peningkatan literasi siswa SMK. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(4), 506–514. https://doi.org/10.30651/aks.v9i4.27717

Ginardi, R. V. H., Laksono, R. A., Husni, M., Ghozali, K., & Hariadi, R. R. (2021). Student responses in environmental education using information technology at the Purwodadi Botanical Garden. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 623(1), 012012. https://doi.org/10.1088/1755-1315/623/1/012012

Handayani, F. A., & Haryati, T. (2024). Pemanfaatan media pembelajaran QR-Code sebagai upaya implementasi pendidikan sesuai kodrat zaman KHD di SMP Negeri 6 Semarang. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 809–815. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2180

Hartawan, I. N. B., Dirgayusari, A. M., Putri, N. W. S., & Lopez, F. T. M. D. (2024). Implementasi teknologi QR-Code untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, 2(1), 262–271. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v2i1.352

Hekmatyar, V. (2025). Ketimpangan aspirasi sebagai jebakan kapabilitas: Tinjauan kritis kebijakan perlindungan sosial di Indonesia. Sosio Informa, 11(1), 71–89. https://doi.org/10.31595/inf.v11i1.3485

Hermansyah, E. (2024). Bukan objek, siswa adalah subjek pendidikan: Potret partisipasi siswa dalam perumusan kebijakan di sekolah. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 17(1), 29–44. https://doi.org/10.24832/jpkp.v17i1.886

Hidayati, L. (2022). Penggunaan QR code dalam pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan kemampuan literasi digital berwawasan lingkungan. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 19(2), 73–77. https://doi.org/10.54124/jlmp.v19i2.80

Nishom, M., Abidin, T., & Wiyono, S. (2023). Pemanfaatan teknologi QR-Code untuk presensi siswa di era disrupsi digital. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(2), 1984–1992. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i2.13863

Patte, K. A., Battista, K., Goddard, J., Ferro, J., & Leatherdale, S. T. (2024). Students’ reasons for being reluctant to seek help for mental health concerns in secondary schools. Cogent Mental Health, 3(1), 2298918. https://doi.org/10.1080/28324765.2023.2298918

Pradana, M. S., Selirowangi, N. B., Jannah, A., Haris, A., & Huda, S. (2023). Pemberdayaan guru dan siswa melalui literasi digital berbasis QR Code di era perkembangan teknologi. Jurnal Pengabdian Masyarakat: BAKTI KITA, 4(2), 37–46. https://doi.org/10.52166/baktikita.v4i2.4821

Purba, F. J. (2020). Analisis respon mahasiswa terhadap penggunaan Google Classroom sebagai media pembelajaran. Jurnal Curere, 4(2), 11–19. https://doi.org/10.36764/jc.v4i2.385

Rahardjo, J. S. D., Setiady, T., & Sugiarto, T. (2020). Sistem informasi pengaduan dan aspirasi warga sekolah pada SMK Negeri 53 Jakarta. Jurnal Sisfotek Global, 10(1), 57–62. https://doi.org/10.38101/sisfotek.v10i1.275

Rahmadzania, A., Septiningtyas, M. R., & Loekmono, L. (2026). Stigma peserta didik terhadap guru BK: Dampak terhadap konseling dan etika profesional. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 4(2), 192–196. https://doi.org/10.47233/jpdsk.v4i2.4939

Sarasvati, H. L., & Rukiyati. (2024). Peran teknologi sebagai media dalam praktik layanan bimbingan konseling. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 15(3), 348–361. https://doi.org/10.23887/jibk.v15i3.87784

Satriani, L., Saragih, N. A., & Lubis, L. S. (2025). Transformasi layanan konseling di era digital: Studi kualitatif tentang penggunaan artificial intelligence oleh siswa sekolah menengah atas. Psikologi Konseling, 18(1), 126–133. https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v18i1.66444

Supatmi, S., Fatsena, R. A., & Santosa, R. B. (2024). Kelas dalam mendukung program sekolah yang berpihak pada siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(1), 233–243. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i1.2401

Downloads

Published

2026-10-08

How to Cite

Jannah, N. A. M., Astuti, I., Sari, M. K., Putri, V. A., Nabyl, D. N., Shinta, P., Setiawan, A., Maryanto, M., & Setiawan, A. (2026). Implementasi Kotak Ruang Rasa Hybrid sebagai Media Penyampaian Aspirasi Siswa SMA Negeri 3 Tenggarong . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(8), 4574–4586. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5256

Issue

Section

Articles