Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas pada Remaja sebagai Upaya Preventif Pencegahan Risiko Stunting bagi Siswa MAN 3 Tapanuli Tengah

Authors

  • Mutia Herman Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Tutur Arbaim Sitakar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Idham Tiofandy Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Sherly Pitaloka Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Saqilah Romatua Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Najwa Khairunnisa Panggabean Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5261

Keywords:

edukasi, pergaulan bebas, pencegahan stunting, remaja

Abstract

Pergaulan bebas pada remaja dapat meningkatkan risiko kehamilan usia dini yang berkaitan dengan risiko stunting di masa depan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, serta keterkaitannya dengan risiko stunting sebagai upaya pencegahan dari hulu. Kegiatan dilaksanakan di MAN 3 Tapanuli Tengah dengan sasaran 50 siswa kelas XII berusia 16–18 tahun. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui pendekatan pencegahan primer yang meliputi pemetaan dan perencanaan, sosialisasi tatap muka, pengamatan, serta refleksi melalui muhasabah. Kegiatan diawali dengan ice breaking, dilanjutkan penyampaian materi menggunakan presentasi, tanya jawab, dan muhasabah yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada identifikasi awal sebanyak 40 siswa atau 80% telah memahami konsep pergaulan bebas, tetapi pemahamannya masih terbatas pada norma sosial dan belum mencakup keterkaitannya dengan kesehatan mental dan risiko stunting. Selama kegiatan, siswa mengajukan tiga pertanyaan terkait pergaulan bebas dan mampu menyimpulkan pentingnya selektif dalam memilih lingkungan pertemanan. Kegiatan memberikan edukasi yang mengintegrasikan aspek sosial, kesehatan, dan nilai spiritual sebagai upaya preventif pencegahan risiko stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, K. R., Lubis, R., & Azzahroh, P. (2022). Pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja awal tentang kesehatan reproduksi. Menara Medika, 5(1), 109–120. https://doi.org/10.31869/mm.v5i1.3511

Cahyani, A. R., & Chairiyah, U. (2025). Implementasi konseling keluarga model multigenerational untuk menangani calon pengantin usia dini di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kabupaten Nganjuk. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 11(2), 247–263. https://doi.org/10.22373/je.v11i2.32265

Desmita, R., Siregar, R. S., Ivanda, V., Hanoselina, Y., & Helmi, R. F. (2025). Peran tenaga kesehatan dalam pemberdayaan keluarga untuk pencegahan stunting. Culture Education and Technology Research (Cetera). https://doi.org/10.31004/ctr.v2i1.123

Duana, M., Siregar, S. M. F., Anwar, S., Musnadi, J., Husna, A., & Nursia N., L. E. (2022). Dampak pernikahan dini pada generasi Z dalam pencegahan stunting. COMSEP: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 195–200. https://doi.org/10.54951/comsep.v3i2.292

Gita. (2025). STRATEGI KONSELING DALAM MENGATASI PRILAKU MENYIMPANG DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 ADILUWIH PRINGSEWU. Repository.Radenintan.Ac.Id.

Hartanti, A., Harwati, R., & Arswinda, A. (2024). Hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan status gizi pada remaja putri kelas VII di SMP N 3 Boyolali. Jurnal Cakrawala Keperawatan, 1(2), 134–145. https://doi.org/10.35872/jck.v1i02.766

Khumairoh, N., Fauzan, F. J., & Nesneri, Y. (2023). Edukasi pencegahan perilaku bullying sedari dini di Sekolah Dasar Negeri 18 Siak Kecil. Hawa: Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat, 1(3), 7–11. https://doi.org/10.69745/hawajppm.v1i3.49

Lestari, Y., Anindya, A., Yulia, V., Diego, D., & Yusfi, M. (2024). Sosialisasi untuk pencegahan stunting sejak dini di SMA Negeri 1 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 7(4), 557–571. https://doi.org/10.25077/bina.v7i4.723

Lingga, M. R., Maisyaroh, S. K., Berliana, F., & Turnip, I. R. S. (2025). Participatory learning and action untuk edukasi stunting dan pencegahan pergaulan bebas di MTs Al-Mu’min Desa Dogang. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(4), 142–150. https://doi.org/10.56910/sewagati.v4i4.3288

Metasari, A. L., Mufida, Y. I., Aristin, S. I., Dwilucky, B. A., Wulandari, A. T., Agustina, N., & Fahrudin, T. M. (2022). Sosialisasi bahaya pernikahan dini sebagai upaya konvergensi pencegahan stunting di SMA Negeri 1 Ngoro. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.29040/budimas.v4i2.5422

Mukhlis, M., Amal, A., & Hidayat, F. (2025). Edukasi dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif di SD Inpres Bontoala I Desa Taeng Kecamatan Pallangga. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i1.1342

Nariswari, B. F. (2025). Analisis kasus pernikahan dini dan kehamilan di luar nikah remaja di Ponorogo, Jawa Timur: Faktor penyebab dan dampak sosial. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 16(1), 62–68. https://doi.org/10.51903/jtikp.v16i1.957

Priyono, P. (2020). Strategi percepatan penurunan stunting perdesaan (Studi kasus pendampingan aksi cegah stunting di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang). Jurnal Good Governance, 16(2), 149–174. https://doi.org/10.32834/gg.v16i2.198

Putri, N., Nurlinawati, N., & Mawarti, I. (2021). Gambaran tingkat pendidikan dan tinggi badan orangtua balita stunting usia 24–59 bulan. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 2(1), 24–32. https://doi.org/10.22437/jini.v2i1.10068

Santika, G. D., Syavira, A. A., Allysa, P. D., Farchanulhady, R. U., & Shenny, S. T. (2025). Efektivitas edukasi daun kelor terhadap pengetahuan gizi dan pencegahan stunting di Desa Klatakan. Room of Civil Society Development, 4(2), 370–380. https://doi.org/10.59110/rcsd.453

Sari, D., Nugraheni, S. A., & Rahfiludin, M. Z. (2023). Intervensi gizi sensitif dalam penurunan stunting: Studi kualitatif. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(9), 1878–1886. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i9.3798

Solehah, I., & Fatah, M. Z. (2023). Faktor pendorong kejadian pernikahan pada remaja usia dini: Literature review. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 56–63. https://doi.org/10.32831/jik.v11i2.472

Suharsono, S., Suyanta, S., Sugiyarto, A., Yulistanti, Y., & Handayani, L. (2025). Upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui penyuluhan dan deteksi dini. BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(6), 530–541. https://doi.org/10.62335/besiru.v2i6.1343

Triantono, T., & Marizal, M. (2021). Pencegahan perkawinan usia anak: Kerangka kolaboratif-partisipatif di Desa Polengan. Pustaka Rumah C1nta.

Wiranata, K., & Ashari, W. S. (2025). Implikasi pernikahan dini terhadap pola asuh anak: Studi kasus di Desa Sumberpinang Kabupaten Jember. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4). https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2479

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

Herman, M., Sitakar, T. A., Hasibuan, I. T., Pitaloka, S., Hasibuan, S. R., & Panggabean, N. K. (2026). Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas pada Remaja sebagai Upaya Preventif Pencegahan Risiko Stunting bagi Siswa MAN 3 Tapanuli Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(8), 4507–4514. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5261

Issue

Section

Articles