Pemanfaatan Komik Digital untuk Meningkatkan Kesadaran Berpolitik Generasi Z di SMA Laboratorium UM
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5356Keywords:
Budaya Populer, Generasi Z, Kesadaran Berpolitik, Komik Digital, PolitikAbstract
SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang memiliki populasi siswa yang tergolong Generasi Z yang berada pada masa kesiapan menjalankan peran sebagai warga negara, termasuk penggunaan hak pilih dalam pemilu dan pilkada. Namun kesadaran berpolitik kelompok ini rawan terpengaruh oleh popularitas tokoh di media sosial sehingga mengurangi rasionalitas dalam pengambilan keputusan politik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran berpolitik siswa melalui pemanfaatan komik digital berbasis budaya populer sebagai media edukasi politik yang ringan dan menarik. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap yaitu pemberian soal pretest, sosialisasi pendidikan politik, pengenalan komik digital pendidikan politik, pemberian soal posttest, dan evaluasi kegiatan, dengan sasaran perwakilan siswa kelas X dan XI SMA Laboratorium UM. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang cukup tinggi antara hasil pretest dan posttest, mencakup pemahaman mengenai pengertian pemilu, hak dan kewajiban pemilih, proses kampanye, serta tata cara memilih di tempat pemungutan suara. Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak sekolah dan mampu meningkatkan motivasi siswa untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab pada pemilihan mendatang. Nilai tambah kegiatan ini terletak pada pemanfaatan komik digital sebagai media edukasi politik yang relevan dengan budaya populer generasi Z, sehingga dapat menjadi model alternatif pembelajaran pendidikan politik yang aplikatif dan mudah direplikasi di sekolah menengah lain.
Downloads
References
Alscher, P., Ludewig, U., & McElvany, N. (2022). Civic education, teaching quality and students' willingness to participate in political and civic life: Political interest and knowledge as mediators. Journal of Youth and Adolescence, 51(10), 1886–1900. https://doi.org/10.1007/s10964-022-01639-9
Andriani, R., & Afidah, M. (2020). Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat Dosen Universitas Lancang Kuning. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 12(1), 271–278. https://doi.org/10.24114/jupiis.v12i1.14680
Dzulfaroh, A. N. (2022). DPR RI lembaga paling tidak dipercaya anak muda versi survey CSIS. Kompas.com. https://www.kompas.com/tren/read/2022/09/27/063000865/dpr-ri-lembaga-paling-tidak-dipercaya-anak-muda-versi-survei-csis
Farisa, F. C. (2021). Survei Indikator: 64,7 persen anak muda nilai politisi tak mewakili aspirasi rakyat. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2021/03/21/16462111/survei-indikator-647-persen-anak-muda-nilai-politisi-tak-mewakili-aspirasi
Hajad, V., & Ikhsan, I. (2019). Pendidikan politik bagi pemilih pemula di SMAN 1 Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar, 1(1), 19–27. https://doi.org/10.35308/baktiku.v1i1.1237
Husna, A., & Fahrimal, Y. (2021). Pendidikan politik: Upaya peningkatan partisipasi pemilih pemula dalam menggunakan hak pilihnya. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar, 3(1),85–100. https://doi.org/10.35308/baktiku.v3i1.3437
Kadir, N. (2022). Media sosial dan politik partisipatif: Suatu kajian ruang publik, demokrasi bagi kaum milenial dan Gen Z. RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 4(2), 198–211. https://resiprokal.unram.ac.id/index.php/RESIPROKAL/article/download/225/65/791
Karliani, E., Ikbal, A., Sangalang, R. H., Tardimanto, Y., Indrawati, L., & Cionita, T. (2024). Political engagement of Rehobot Christian High School's first-time voters in the 2024 presidential election. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 284–291. https://doi.org/10.21831/jc.v21i2.71717
Kurniawan, M. R., Erawati, D., Setiawan, H., & Harmain, H. (2023). Digitalisasi: Strategi komunikasi KPU dalam meningkatkan partisipasi Gen Z pada Pemilu 2024. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(6), 1375–1390. https://doi.org/10.31004/innovative.v3i6.6206
Kusumawardani, V., & Cahyanto, B. (2023). Fenomena buzzer dan hoax pada sosial media dalam menentukan pilihan politik bagi Gen-Z pada Pilpres 2024 dalam perspektif agenda setting. PROMEDIA (Public Relation dan Media Komunikasi), 9(2), 241–261. https://doi.org/10.52447/promedia.v9i2.7182
Lestari, E. Y., Shinta, D., Susilo, J., & Khoirulloh, K. (2022). Efektivitas penggunaan media komik edukasi bermuatan budaya Jawa dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 2815–2822. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2503
Mahazin, N., & Marzuki, I. (2025). Pertanggungjawaban pidana pelaku politik uang pemilu berdasarkan Pasal 523 UU 7/2017. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, 7(1), 778–789. https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i1.60912
Nojeng, A., Ismail, A., Fakhri, M. M., Rifqie, D. M., & Tabbu, M. A. S. (2023). PKM pengembangan literasi digital: Membuat cerita rakyat komik digital pada Kabupaten Majene. Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 213–221. https://doi.org/10.61255/vokatekjpm.v1i3.192
Rambe, M. I. I., Bahmid, B., Azmi, C. A., Dalimunte, S. R., & Fauzan, A. (2025). Puskonsuldik pemilih pemula dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 di SMA N 1 Air Joman. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 884–887. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.42074
Rekker, R. (2022). Young trendsetters: How young voters fuel electoral volatility. Electoral Studies, 75, Article 102425. https://doi.org/10.1016/j.electstud.2021.102425
Sarofah, R. (2023). Pengaruh pendidikan politik Gen Z dan Millenial terhadap upaya mewujudkan pemilu serentak tahun 2024 yang berintegritas. Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan, 9(1), 70–79. https://doi.org/10.37058/jipp.v9i1.7219
Saud, M., & Margono, H. (2021). Indonesia's rise in digital democracy and youth's political participation. Journal of Information Technology & Politics, 18(4), 443–454. https://doi.org/10.1080/19331681.2021.1900019
Sutarna, I. T., Subandi, A. S., & Zitri, I. (2023). Pendidikan politik untuk pemilih pemula: Inisiatif untuk integritas pemilu. Transformasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 3(1), 38–46. https://doi.org/10.31764/transformasi.v3i1.14723
Syamsurijal, S., Suhardi, I., & Mappeasse, M. Y. (2022). Efektivitas media elektronik komik digital untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 10526–10535. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4076
Tamrin, U., RS, A. H., Arsyad, A. A. J., Umar, N., & Kurniawan, D. (2024). Analisis peranan pemilih pemula dan pentingnya teknologi digital untuk pemilihan umum 2024 di Indonesia (Studi kasus: Pemilih pemula SMA Negeri 20 Makassar). Journal of Digital Literacy and Volunteering, 2(2), 52–60. https://doi.org/10.57119/litdig.v2i2.89
Willeck, C., & Mendelberg, T. (2022). Education and political participation. Annual Review of Political Science, 25, 89–110. https://doi.org/10.1146/annurev-polisci-051120-014235
Wiryono, S. (2023). Survei: 54 persen remaja perempuan Indonesia tak percaya pemimpin politik. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2023/03/02/23465661/survei-54-persen-remaja-perempuan-indonesia-tak-percaya-pemimpin-politik
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desinta Dwi Rapita, Devi Sintya Yuliastuty, Dhara Alim Cendikia, Nurul Ratnawati, Didik Sukriono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














