Integrasi Ekonomi Kreatif dan Pengurangan Risiko Bencana dalam Perencanaan Kawasan Gampong Blang, Kabupaten Aceh Jaya
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i8.5400Keywords:
ekonomi kreatif, Gampong Blang, pengurangan risiko bencana, perencanaan kawasan, ruang tangguhAbstract
Kegiatan pengabdian ini diarahkan untuk mendampingi perencanaan kawasan Gampong Blang, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, agar pengembangan ekonomi kreatif tidak berdiri sendiri tetapi terintegrasi dengan pengurangan risiko bencana. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan ruang publik, belum meratanya drainase dan utilitas dasar, ketergantungan mobilitas pada kendaraan pribadi, keterbatasan fasilitas persampahan dan limbah, serta posisi kawasan dalam konteks pesisir Aceh Jaya yang memiliki sejarah dampak tsunami. Pendekatan kegiatan menggunakan observasi lapangan, wawancara, studi dokumentasi, analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis, dan penyusunan rencana kawasan secara bertahap. Hasil pendampingan menghasilkan delineasi kawasan seluas sekitar 34 ha, arahan empat zona utama dan 13 blok fungsional, serta integrasi konsep ekonomi kreatif berbasis kuliner dan UMKM dengan jaringan pedestrian, ruang terbuka hijau, retensi air, pengelolaan sampah, pusat pelatihan, dan prasarana pelayanan publik. Aspek pengurangan risiko bencana diwujudkan melalui penguatan konektivitas akses, jalur evakuasi, ruang terbuka sebagai titik berkumpul, sistem drainase dan retensi air, pembatasan intensitas pada area sensitif, serta pemeliharaan akses darurat. Luaran kegiatan berupa arahan rencana struktur dan detail kawasan yang dapat menjadi dasar pengembangan Gampong Blang yang produktif, inklusif, berkelanjutan, dan lebih tangguh terhadap risiko bencana.
Downloads
References
Al-Fath, R. (2022). Fenomena Pembangunan Kota Banda Aceh Pasca Tsunami 2004. Universitas Gadjah Mada.
Al-Fath, R., & Marsoyo, A. (2023). Perkembangan kota Banda Aceh pasca bencana tsunami 2004. Jurnal Teknosains, 12(2), 164–176. https://doi.org/10.22146/teknosains.77549
Al-Fath, R., & Wijaya, H. B. (2022). Kontribusi usaha ternak ruminansia sapi terhadap penghidupan keluarga peternak di Desa Kalimanggis, Temanggung. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 11(1), 14–21. https://doi.org/10.14710/tpwk.2022.33231
Fu, X., Hopton, M. E., & Wang, X. (2021). Assessment of green infrastructure performance through an urban resilience lens. Journal of Cleaner Production, 289, 125146. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.125146
Green, D., O’Donnell, E., Johnson, M., Slater, L., Thorne, C., Zheng, S., Stirling, R., Chan, F. K. S., Li, L., & Boothroyd, R. J. (2021). Green infrastructure: The future of urban flood risk management? WIREs Water, 8(6), e1560. https://doi.org/10.1002/wat2.1560
Harijoko, A., Puspitasari, D., Prabaningrum, I., Prastika, K. P., & Wijayanti, N. (2021). Manajemen Penanggulangan Bencana dan Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Hasan, Z., Mahidin, Achmad, A., Irwansyah, M., & Aufaraihan, N. (2025). Kajian Literatur tentang Model Mitigasi Bencana Lanskap Pesisir di Kota Banda Aceh. Jurnal Lanskap Indonesia, 17(2), 239–245. https://doi.org/10.29244/jli.v17i2.61739
Hidayah, Z., Rohmah, N. N., & Wardhani, M. K. (2022). Coastal Vulnerability Study on Potential Impact of Tsunami and Community Resilience in Pacitan Bay East Java. Forum Geografi, 36(1). https://doi.org/10.23917/forgeo.v36i1.17160
Jariyah, A., Tania, C., Azizah, D. N., Rahmadita, D., Jusnita, E., Qastalam, N., Syahrir, M., Fardisi, R., Indriyani, S. A., Hariska, Z., & Mega, I. R. (2024). Digital marketing training to optimize the marketing of UMKM products for Guntung village community. Community Empowerment, 9(5), 851–855. https://doi.org/10.31603/ce.11947
Murao, O., Sato, M., Sugiyasu, K., Miura, H., Khoiriyah, M., Saito, R., & Affan, M. (2025). Tsunami evacuation risk change associated with urban recovery in Banda Aceh after 2004 Aceh tsunami. International Journal of Disaster Risk Reduction, 121, 105400. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2025.105400
Nurcahyo, M., Setyawan, A., & Ansori, T. (2022). Manajemen pengurangan resiko bencana berbasis komunitas: Community based disaster risk reduction management. Journal of Community Development and Disaster Management, 4(2), 91–104. https://doi.org/10.37680/jcd.v4i2.2071
Paschalia, Y. P. M., Doondori, A. K., Sekunda, M. S., & Budiana, I. (2022). Revitalization of Disaster Mitigation Management and Community Empowerment Through Community-Based Disaster Risk Reduction (CBDRR). Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(5), 2563–2574. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i5.2368
Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. (2024). Qanun Kabupaten Aceh Jaya Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2024–2044.
Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Nagan Raya, dan Kabupaten Aceh Tamiang di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Rosyadi, S., Sabiq, A., Ahmad, A. A., & Yamin, M. (2021). The Cross-Sector Collaboration for Development Policy of Rural Creative Economy: The Case of Bengkoang Creative Hub. Journal of Governance and Public Policy, 8(1), 10–21. https://doi.org/10.18196/jgpp.811339
Sagala, S. A. H., Suroso, D. S. A., Puspitasari, N., Suroso, A. A., & Rizqika, K. A. (2021). Knowledge and implementation gaps in disaster risk reduction and spatial planning: Palu City, Indonesia. Disaster Prevention and Management, 30(4–5), 462–479. https://doi.org/10.1108/DPM-03-2021-0105
Sari, A., Thoha, A. S., & Sadalia, I. (2024). Empowerment Strategies for the Community in the Mangrove Ecotourism Area through Creativity in Sei Nagalawan Village, Serdang Bedagai Regency, Indonesia. Asian Journal of Advanced Research and Reports, 18(2), 31–42. https://doi.org/10.9734/ajarr/2024/v18i2603
Sarwani, & Rahman, E. (2023). Community Empowerment Strategy through Competitive Creative Economic Development for the Improvement of Family Income. Pinisi Discretion Review, 7(1), 2580–1317. https://doi.org/10.26858/pdr.v7i1.51925
Setiawati, R., & Syam, N. K. (2023). Community Based Tourism (CBT) Program: Tourism Village Development Based on Local Culture, Digital Technology, Creative Economy in Sidatapa Village, Buleleng Regency. Jurnal Komunikasi Dan Bisnis, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.46806/jkb.v11i1.985
Staccione, A., Essenfelder, A. H., Bagli, S., & Mysiak, J. (2024). Connected urban green spaces for pluvial flood risk reduction in the Metropolitan area of Milan. Sustainable Cities and Society, 104, 105288. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.scs.2024.105288
Sulistiyo, A. B., Aprillianto, B., Maharani, B., Widiyanti, N. W., Wulandari, G. A., & Miqdad, M. (2023). Revitalization of Pandhalungan Creative Economy through Business Model Canvas Mapping for MSMEs in Serut Village, Jember Regency. AJAD: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.59431/ajad.v3i2.184
Sumiati, S., & Mujanah, S. (2025). Lambangan Menyala: Desa Tani Kreatif Dengan UMKM dan Karya Daur Ulang. Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2, 214–221. https://doi.org/10.55499/semeru.v2i1.1551
UNDRR. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction.
UNISDR. (2009). UNISDR Terminology on Disaster Risk Reduction. United Nations.
Vidya, D. P., Ossy Maulita Budiawati, Ane Arifa Ditami, & Riantini Virtriana. (2025). Analisis Perbandingan Metodologi Bnpb Dan Tsvi Untuk Penilaian Risiko Tsunami Di Aceh Jaya, Indonesia. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 4(2), 129–144. https://doi.org/10.20961/ijed.v4i2.2648
Yulianto, E., Kodijat, A. M., Maghfiroh, E., Vidiarina, H. D., & Rafliana, I. (2012). Evaluasi Sistem Peringatan Dini Tsunami pada Kejadian Gempabumi & Tsunami Aceh 11 April 2012. BNPB.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raja Al-Fath, Mirza Irwansyah, Izziah Izziah, Zainuddin Hasan, Asrul Sidiq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














