Restorasi Ekosistem Mangrove di Taman Wisata Bahari Gonda Polewali Mandar
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i4.57Keywords:
Restorasi, Ekosistem Mangrove, Taman Bahari, GondaAbstract
Taman Bahari Gonda Polewali Mandar (Polman) merupakan kawasan perencanaan ekowisata bahari yang mengalami destruksi karena adanya kerusakan ekosistem mangrove. Hal ini memberi dampak negatif pada kehidupan ekosistem pesisir dan juga dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, sehingga menjadi urgensi untuk mengembalikan keberlangsungan ekosistem mangrove di taman bahari Gonda tersebut dengan melalui restorasi ekosistem Mangrove. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mangrove dan upaya restorasinya, serta melibatkan mereka dalam kegiatan restorasi dan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi : (1) Sosialisasi Program Kegiatan, (2) Presentasi dan Diskusi, (3) Demostrasi dan Praktek Lapangan, dan (4) Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya mangrove dan upaya restorasinya. Mereka juga mampu melakukan penanaman propagul dengan benar dan kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat, karena dapat meningkatkan potensi pariwisata dan penghasilan dari produk-produk yang dihasilkan dari mangrove
Downloads
References
Basyuni, Mohammad. 2020. “Panduan Restorasi Hutan Mangrove Yang Rusak.” Jurnal Lingkungan dan Konservasi Hayati 3(3): 45–53.
Fadly, Rahmad et al. 2018. “Analisis Kondisi Mangrove Pasca Restorasi Pola.” Jurnal Konservasi Bahari 12(2): 23–76.
Halija, Siti, and Kumala Sari. 2017. “Pelatihan Pengelolaan Ekosistem Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat LP3M Unmuh Kupang 3(17): 1–7.
Hatta, Universitas Bung. 2019. “Pola Penyebaran Pertumbuhan ” Propagul ” Mangrove Rhizophoraceae Di Kawasan Pesisir Sumatera Barat Suardi Mahmud Lasibani Dan Eni Kamal.” Jurnal mangrove dan Pesisir 3(1): 33–38.
Karimah. 2017. “Peran Ekosistem Hutan Mangrove Sebagai Habitat Untuk Organisme Laut Karimah 1 1 Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan IPA Universitas Mataram.” Jurnal Biologi Tropis 17(2): 51–59.
Miyakawa, Hideki. 2017. “Pedoman Tata Cara Restorasi Di Kawasan Konservasi.” Jurnal Fitoremediasi 14(3): 45–52.
Munir, Ir, and Sarah Patumona. 2022. “Restorasi Hutan Mangrove Di Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara ( Studi Kasus ).” Jurnal Pengelolaan dan Teknologi Lingkungan 1(1): 25–36.
Nana Kariada Tri Martuti, Dewi Liesnoor. 2019. Ekosistem Mangrove : Keanekaragaman, Fitoremediasi, Stok Carbon. 1st ed. ed. Universitas Negeri Malang Press. Semarang: Universitas Negeri Malang Press.
Pribadi, Rudhi, Achmad Muhajir, and Retno Hartati. 2014. “Pemangsaan Propagul Mangrove Rhizophora Sp . Sebagai Bukti Teori Evidence of Dominance-Predation Theory ) Pemangsaan Propagul Mangrove Rhizophora Sp . Sebagai Bukti Teori Dominance-Predation.” Jurnal Ilmu Kelautan 19(2): 105–12.
Rahmah, M.H. 2021. “Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan Dari Ekstrak Daun Meniran (Phyllanthus Niruri L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella Sp.” Saintifik 7(2): 96–104.
Waryono, Tarsoen. 2018. “Restorasi Ekologi Hutan Mangrove (Studi Kasus DKI Jakarta.” Jurnal Konservasi Mangrove 3(1): 1–9.












