Pelatihan Komunikasi Untuk Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Karyawan Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Pada CV. Kirana Kargo
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.590Keywords:
Pelatihan Komunikasi, Komunikasi Interpersonal, Mutu layananAbstract
Permasalahan pada CV Kirana Kargo kurangnya komunikasi interpersonal yang efektif antara karyawan juga memiliki konsekuensi yang serius. Kesalahan yang terjadi akibat misinterpretasi informasi atau ketidakpahaman dapat menyebabkan kerugian finansial dan reputasi. Konflik antara karyawan dapat mengganggu operasi dan merusak citra perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk memprioritaskan pengembangan komunikasi interpersonal yang baik dalam setiap organisasi. PKM ini bertujuan untuk berupa Pelatihan komunikasi untuk mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal karyawan dalam meningkatkan mutu pelayanan. Metode yang digunakan dengan pamaparan materi dan diskusi berkitan dengan komunikasi interpersonal yang efektif antara karyawan. Hasil pada PKM ini Kemampuan peserta dalam penguasaan materi sehingga dapat mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal karyawan dalam meningkatkan mutu pelayanan pada CV. Kirana kargo dengan cara memberikan pelatihan ilmu komunikasi dan interpersonal karyawan
Downloads
References
Afriyadi, F. (2015). Efektivitas komunikasi interpersonal antara atasan dan bawahan karyawan PT . Borneo Enterprsindo Samarinda. EJournal Ilmu Komunikasi, 3(1), 362–376.
Bartels J, Peters O, de Jong M, Pruyn A, van der Molen M. (2010). Horizontal and vertical communication as determinants of professional and organizational identification. Personnel Review, 39(2):210–26.
Brun, J. P. (2010). Missing pieces: 7 ways to improve employee well-being and organizational effectiveness. New York, NY: Palgrave Macmillan.
Handoko. (2013). Manajemen; Edisi Kedua, Cetakan Ketigabelas. BPFE: Yogyakarta.
Hasibuan, M. S., & Hasibuan, H. M. S. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Keyton, J. (2011). Communication and organizational culture: A key to understanding work experience. Thousand Oaks, CA: Sage.
Longest, B. B., Rakich, J. S., & Darr, K. (2000). Managing health services organizations (4th ed.).Baltimore: Health Professions Press, Inc.
Miller K. (2012) Organizational communication: Approaches and processes. Boston, MA: Wadsworth Cengage Learning
Milliken FJ, Morrison EW, Hewlin PF. (2003). An Exploratory Study of Employee Silence: Issues that Employees Don’t Communicate Upward and Why. Journal of Management Studies, 40(6):1453–76.
Mulyawan, R. (2016). Profesionalisme Aparat Dan Kapasitas Kelembagaan Dalam Pelayanan Publik Di Provinsi Jawa Barat. CosmoGov: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 2(2), 201-219.
Patriana, E. (2014). Komunikasi Interpersonal Antara Pembimbing Kemasyarakatan dan Keluarga Anak Pelaku Pidana Di Bapas Surakarta. Jurnal of Rural and Development, 5(2), 203–214.
Ratminto, (2006) Manajemen Pelayanan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006 Sanchez, Y. & Guo, K.L. (2005). Workplace Communication. Boston, MA: Pearson
Sarianti, W., Rasak, A., & Anaam, N. (2018). Pengaruh Budaya Organisasi dan Komunikasi Efektif terhadap Motivasi dan Kinerja Pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Sigma: Journal of Economic and Business, 1(1), 24-45.
Sudrajat, A. (2020). Pengaruh Pelatiha dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan di Arthindo Utama. Jurnal Akrab Juara, 5(1), 150-159.
Tourish D, Robson P. (2004). Critical upward feedback in organisations: Processes, problems and implications for communication management. Journal of Communication Management, 8(2):150–67
Yate, M. (2009). Hiring the best: A manager’s guide to effective interviewing and recruiting. Cincinnati, OH: F & W Media
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Roni Fadli, Anggada Bayu Seta, Sri Mulyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














