Sosialisasi Penentuan Harga Tiket Masuk pada Agrowisata Tekno 44 Desa Gelebak Dalam Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan

Authors

  • Yulia Pebrianti Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia
  • Keti Purnamasari Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia
  • Andre Mariza Putra Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia
  • Alditia Detmuliati Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia
  • Gusti Ayu Oka Windarti Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia
  • Siti Kamilah Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia
  • Sahfina Izun Al Khansa Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia
  • Shalsabila A. Putri Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i4.64

Keywords:

agrowisata, harga, tiket, kesediaan membayar

Abstract

Agrowisata GAPO atau lebih dikenal dengan nama Agrowisata Tekno 44 terletak di Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. Area Agrowisata Tekno 44 merupakan area bekas kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA). Pada saat ini Agrowisata Tekno 44 telah dikembangkan beberapa atraksi wisata yaitu perkebunan, perikanan, dan peternakan. Selain itu sedang disiapkan outbound mini sarana permainan anak-anak. Kawasan Agrowisata Tekno 44 seluas kurang lebih 50 hektare ini tentunya menyimpan banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk kelanjutan pengembangan pariwisata di kawasan ini. Agrowisata Tekno 44 telah menerima kunjungan wisatawan namun pengelola Agrowisata Tekno 44 belum menetapkan tarif tiket masuk sehingga wisatawan mengunjungi destinasi ini secara cuma-cuma. Keputusan seseorang untuk mengunjungi suatu tempat wisata juga dipengaruhi oleh harga tiket. Harga tiket merupakan peran penting bagi pengelola untuk mempengaruhi pengunjung dan memiliki dampak pada kinerja keuangan. Berdasarkan hasil observasi lapangan, ditemukan beberapa permasalahan yaitu pengelola Agrowisata Tekno 44 membutuhkan biaya dalam perawatan dan pengembangan kawasan agrowisata serta belum mendapatkan sumber pemasukan tetap. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, dan diskusi yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang memadai mengenai perhitungan tiket berdasarkan kesediaan membayar (willingness to pay-WTP) pengunjung ditinjau dari karakteristik pengunjung seperti jenis kelamin, usia, status, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan akses transportasi. Hasil dari kegiatan ini adalah pengelola Agrowisata Tekno 44 mendapatkan pengetahuan dan dapat menjadikan hasil perhitungan WTP sebagai acuan dalam menetapkan harga tiket yang ideal menurut wisatawan di Kawasan Agrowisata Tekno 44.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Breidert, C., Hahsler, M., & Reutterer, T. (2006). A Review of Methods for Measuring Willingness to Pay. Innovative Marketing, 2(4), 8–32.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Marketing Management (14th ed.). Pearson Education.

Kumbhar, V. M. (2009). Agro-Tourism: A Cash Crop for Farmers in Maharashtra (India). Indiastat. https://ssrn.com/abstract=1550170

Soemohadiwidjojo, A., & Hermawan, A. (2017). Key Performance Indicator untuk Perusahaan Jasa (Adriansyah (ed.)). Raih Asa Sukses.

Stobierski, T. (2020). Willingness to Pay: What It Is & How To Calculate. https://online.hbs.edu/blog/post/willingness-to-pay

Downloads

Published

2023-06-23

How to Cite

Pebrianti, Y., Purnamasari, K., Putra, A. M., Detmuliati, A., Windarti, G. A. O., Kamilah, S., Al Khansa, S. I., & Putri, S. A. (2023). Sosialisasi Penentuan Harga Tiket Masuk pada Agrowisata Tekno 44 Desa Gelebak Dalam Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(4), 88–95. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i4.64

Issue

Section

Articles