Pengentasan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader Melalui Deteksi Dini Tumbuh Kembang di Wilayah Kerja Puskesmas Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur

Authors

  • Sofia Al Farizi Universitas Airlangga, Indonesia
  • Endyka Erye Frety Universitas Airlangga, Indonesia
  • Astika Gita Ningrum Universitas Airlangga, Indonesia
  • Noviona Lingga Fitri Universitas Airlangga, Indonesia
  • Avrila Hamida Hasna Universitas Airlangga, Indonesia
  • Kiqueen Bintha Kinasih Universitas Airlangga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.712

Keywords:

stunting, kader kesehatan, pelatihan, tumbuh kembang, pendidikan

Abstract

Data Kemeskes pada tahun 2018 menunjukkan tingginya angka stunting diindonesia yaitu mencapai 21,6 %. Kecamatan Jabon merupakan kecamatan yang berada di Sidoarjo kecamatan dengan jumlah balita stunting tertinggi di Sidoarjo, dengan jumlah 494 balita. Kejadian stunting dapat diketahui lebih awal dengan melakukan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan balita secara rutin. Tujuan kegiatan kegiatan ini adalah untuk intervensi untuk menilai tingkat pengetahuan kader dan orang tua mengenai bagaimana cara pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dan balita dengan benar dan tepat. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas Pembuatan modul dan checklist tumbuh kembang, kegiatan edukasi untuk kader balita, worksop pelatihan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahun kader tentang tumbuh kembang setelah dilakukan kegiatan pengetahun mayoritas baik yaitu 83.36%. Kader dapat melakukan pemerinsaan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala dengan tepat. Kesimpulan: kegiaatan edukasi kader dan workshop efektif untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengukuran berat badan dan tinggi badan bayi dan balita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Profil Kesehatan Tahun 2020. 2020.

Kemenkes RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehat RI. 2018;53(9):1689–99.

Lestari, A., & Hanim, D. (2020). Edukasi Kader dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen. AgriHealth: Journal of Agri-food, Nutrition and Public Health, 1(1), 7-13. doi:http://dx.doi.org/10.20961/agrihealth.v1i1.41106

Purnamasari, F. (2023). Pengaruh Sosialisasi Penerapan Aplikasi Android Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Sebagai Pencegahan Stunting Pada Anak Balita Di Dusun Kampala Desa Bonto Matene Maros. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 11(2), 240-247.

Putri, G. T., Karima, N., Jausal, A. N., Ratna, M. G., & Purnomo, R. A. (2022). Pencegahan Stunting melalui Deteksi Tumbuh Kembang Berbasis Android bersama Kader Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus. JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai, 7(2), 1-4.

Studi Status Gizi Indonesia. Prevalensi Balita Stunting di 6 Provinsi Ini Masih Tinggi [Internet]. Katadata.co.id. 2022 [cited 2022 Nov 26]. Available from: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/08/01/prevalensi-balita-stunting-di- 6-provinsi-ini-masih-tinggi

WHO. Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. 2018.

Worldometer. Jumlah Penduduk Indonesia 269 Juta Jiwa, Terbesar Keempat di Dunia. Retrieved October 10, 2020, from databoks.katadata.co.id. Katadata.co.id. 2019. Available from: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/04/29/jumlah- penduduk-indonesia-269-juta-jiwa-terbesar-keempat-dunia

Downloads

Published

2024-01-31

How to Cite

Farizi, S. A., Frety, E. E., Ningrum, A. G., Fitri, N. L., Hasna, A. H., & Kinasih, K. B. (2024). Pengentasan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader Melalui Deteksi Dini Tumbuh Kembang di Wilayah Kerja Puskesmas Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(11), 3297–3302. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.712

Issue

Section

Articles