Sosialisasi Dampak Negatif Perundungan Atau Bullying Bagi Anak Di SD Negeri 040443 Kabanjahe

Authors

  • Elisabeth Ruthana Lasmaria Sinaga Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Juwita Tindaon Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Dina Elvionica Br Siregar Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Rian Julfian Sinaga Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Dhea Steviana Br Purba Universitas Quality Berastagi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i12.725

Keywords:

Sosialisasi, Dampak Negatif Perundungan, Bullying

Abstract

Perundungan dapat menimbulkan dampak yang berbahaya dan jangka panjang bagi anak- anak. Selain efek fisik dari perundungan, anak-anak dapat mengalami masalah kesehatan mental dan emosional, termasuk depresi dan kecemasan, yang dapat menyebabkan penyalahgunaan narkoba dan penurunan prestasi di sekolah. Tidak seperti bullying secara langsung, cyberbullying dapat menjangkau korban di mana saja, kapan saja. Hal ini dapat menyebabkan bahaya besar, karena dapat dengan cepat menjangkau khalayak luas dan meninggalkan jejak permanen secara online untuk semua yang terlibat di dalamnya. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sejak tahun 2019 sampai dengan 2020, jumlah kasus perundungan sebanyak 369 kasus. Namun, pada tahun 2021, kasus perundungan naik menjadi 478 kasus. Pada tahun 2020, jumlah kasus perundungan berkurang menjadi 328 kasus. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menyebutkan bahwa 84% anak-anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan, namun sebanyak 70% anak-anak di Indonesia pernah menjadi pelaku kekerasan di sekolah. Seharusnya anak-anak memiliki hak atas lingkungan sekolah yang aman dan asri yang menghargai harkat martabat mereka. Konvensi Hak-Hak Anak menyatakan bahwa semua anak memiliki hak atas pendidikan, dan perlindungan dari semua bentuk kekerasan fisik, mental, kerusakan, atau perlakuan salah. Bullying harus dihentikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M., & Asrori, M. (2011). Psikologi remaja perkembangan peserta didik. Yogyakarta: Bumi Aksara.

Afriyeni, N. (2017). Perundungan maya (cyber-bullying) pada remaja awal. Jurnal Psikologi Insight. 1 (1), 25–39.

Azwar, S. (2015). Reliabilitas dan validitas edisi keempat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2016). Penyusunan skala psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Beane, A. L. (2008). Protect your child from bullying (expert advice to help you recognize, prevent, and stop bullying before your child gets hurt). USA: Josse- Bass.

Widyorini, E.R. (2012). Personality characteristics and social competence of Indonesian gifted and non-gifted adolescents. Disertasi. Nijmegen.

Willard, N. E. (2017). Cyberbullying and cyberthreats: Responding to the challenge of online social aggression, threats, and distress. Research Press.

Wilmot, William, W., dan Hocker, J. L. (2017). Interpersonal conflict (ed (7th). New York: McGraw-Hill.

Downloads

Published

2024-02-08

How to Cite

Sinaga, E. R. L., Tindaon, J., Siregar, D. E. B., Sinaga, R. J., & Purba, D. S. B. (2024). Sosialisasi Dampak Negatif Perundungan Atau Bullying Bagi Anak Di SD Negeri 040443 Kabanjahe. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(12), 3380–3385. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i12.725

Issue

Section

Articles