Penerapan Green Ekonomi dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga (Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aroma Terapi di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya)

Authors

  • Pratiwi Subianto Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Sabirin Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Diana Beatris Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Dedi Takari Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Ahmad Rizani Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Rima Harati Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Yudi Pungan Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Herman Fland Dakhi Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Buyung Libna B Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Renanda Indah Universitas Palangka Raya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i4.74

Keywords:

limbah minyak jelantah, lilin aroma terapi, pengolahan, Kelurahan Kameloh Baru, efektif, berkelanjutan

Abstract

Green economy adalah sebuah konsep yang meninjau aspek ekonomi melalui kegiatan pembangunan dengan tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan. Upaya pengelolaan sampah jika dilihat dari kacamata ekonomi merupakan wujud dari green ekonomi. Limbah minyak jelantah merupakan isu lingkungan yang mendesak di banyak daerah perkotaan. Di Kelurahan Kameloh Baru, limbah minyak jelantah yang dihasilkan oleh rumah tangga dan warung makan telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi yang efektif dan berkelanjutan. Metode pengolahan melibatkan pengumpulan limbah minyak jelantah, penyaringan, pencucian, peleburan lilin, penambahan aroma, penuangan, dan pembentukan lilin. Limbah minyak jelantah yang telah diolah menjadi lilin aroma terapi memiliki nilai tambah yang signifikan, mengubah limbah menjadi produk yang dapat digunakan oleh masyarakat dengan aroma yang menyenangkan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melakukan survei lapangan dan pelatihan. Hasil Pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi cukup efektif dalam mengurangi dampak negatif limbah dan mengoptimalkan penggunaan limbah yang sebelumnya tidak bernilai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhari H, Yusnimar, Utami SP. (2016). Pemanfaatan minyak jelantah menjadi biodiesel dengan katalis ZnO presipitan zinc karbonat: pengaruh waktu reaksi dan jumlah katalis. Jom FTEKNIK. 3(2):1-7.

Inayati NI, Dhanti KR. (2021). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi. Jurnal Budimas. 3(1):160-161.

Pamujiningtyas K. (2018). Berapa kali minyak goreng boleh digunakan untuk memasak?kumparan.com. https://kumparan.com/kumparanfood/berapa-kaliminyak-goreng-boleh-digunakan-untuk-memasak/1

Sari, A. M. (2014). Penerapan Konsep Green Economy dalam Pengembangan Desa Wisata sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Berwawasan Lingkungan (Studi pada Dusun Kungkuk, Desa Punten Kota Batu) (Doctoral dissertation, Brawijaya University).

Utami GA, Tjandrawibawa P. (2020). Peran aroma terapi melalui media lilin sebagai sarana untuk mengurangi stres pada generasi milenial. Pada: Seminar Nasional Evensi 2020: industri kreatif. 188-195.

Downloads

Published

2023-06-28

How to Cite

Subianto, P., Sabirin, Beatris, D., Takari, D., Rizani, A., Harati, R., Pungan, Y., Dakhi, H. F., B, B. L., & Indah, R. (2023). Penerapan Green Ekonomi dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga (Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aroma Terapi di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(4), 134–138. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i4.74

Issue

Section

Articles