Penyuluhan Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi Sediaan Obat Tradisional Sederhana dan Keamanan Obat Tradisional bagi Masyarakat Kampung Kamayakha, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura

Authors

  • Gabriela Welma Litaay Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jayapura, Indonesia
  • Sendy Stefanie Longe Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jayapura, Indonesia
  • Dita Angra Sari Hs Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jayapura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i12.764

Keywords:

Penyuluhan, Tanaman Obat Keluarga, Obat Tradisional

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman obat yang dibudidayakan di sekitar halaman rumah yang digunakan dalam pengobatan. Kampung Kamayakha adalah salah satu kampung di Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura yang terletak memiliki tanaman obat tetapi belum banyak diolah menjadi sediaan obat tradisional sederhana. Penggunaan obat tradisional (khusus herbal) juga belum diketahui masyarakat secara tepat agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu penyuluhan pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi sediaan obat tradisional sederhana dan keamanan obat tradisional bagi masyarakat Kampung Kamayakha penting dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi tiga tahap yaitu tahap pertama administratif, tahap kedua pelaksanaan dan tahap ketiga pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 16 Februari 2024 dan 22 Februari 2024 dengan metode penyuluhan dan tanya jawab (diskusi) dengan media leafleat dan video demonstrasi.  Setelah dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan terkait pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi sediaan obat tradisional sederhana dan keamanan obat tradisional kepada masyarakat telah dilakukan selama dua hari dan diharapkan memberikan pengetahuan terkait pengolahan TOGA dan keamanan obat tradisional yang dapat diaplikasikan sehingga memberikan dampak positif bagi  masyarakat Kampung Kamayakha. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

BPS Kabupaten Jayapura, J. D. A. 2020. (2020). Penyediaan Data Untuk Perencanaan Pembangunan. 400. jatim.bps.go.id

Jumriana, Werling, R., Saripa, & Syaiful. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Obat Keluarga Di Kelurahan BatuSebagai Persediaan Obat Herbal Keluarga. Jurnal Lepa-Lepa Open, 1(3), 471–479. https: //ojs.unm.ac.id/JLLO/index

Leswara, D. F., & Mufrod. (2023). Edukasi Keamanan Dalam Penggunaan Obat Herbal. Journal of Innovation in Community Empowerment, 5(2), 109–113. https://doi.org/10.30989/jice.v5i2.970

Ningsih, I. Y. (2016). Keamanan Jamu Tradisional. Modul Saintifikasi Jamu, 1–36. http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/77274/Modul SJ Keamanan Jamu_Indah Yulia Ningsih.pdf?sequence=1

Puji Dyah Nurhayati, A., Ghaissani, S. S., Setiawan, E., Sa’adah, N. N., Ashuri, N. M., Abdulgani, N., Hidayati, D., Navastara, D. A., Prasetyo, D., & Rosdiana, L. (2022). Produk Herbal Ramah Lingkungan di Desa Oro-oro Ombo- Batu Malang, Provinsi Jawa Timur Dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat. Sewagati, 6(4), 1–14. https://doi.org/10.12962/j26139960.v6i4.98

Vitaria. W. A, et all. (2021). Pelita Abdi Masyarakat. Pelita Abdi Masyarakat, 1(2), 93–98.

Downloads

Published

2024-02-26

How to Cite

Litaay, G. W., Longe, S. S., & Hs, D. A. S. (2024). Penyuluhan Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi Sediaan Obat Tradisional Sederhana dan Keamanan Obat Tradisional bagi Masyarakat Kampung Kamayakha, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(12), 3661–3666. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i12.764

Issue

Section

Articles