Upaya Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Calon Apoteker melalui Kajian Pelayanan Farmasi Klinis di Beberapa Apotek Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i2.829Keywords:
Apoteker, Kompetensi, ApotekAbstract
Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh partisipasi aktif mahasiswa calon apoteker dalam pelayanan farmasi klinis di beberapa apotek Jakarta melalui pengalaman praktik mahasiswa dan persepsi pasien terhadap keberadaan mahasiswa praktik. Metode kegiatan meliputi observasi, partisipasi aktif dan wawancara. Observasi awal memberikan pemahaman mendalam tentang praktik farmasi klinis, sedangkan partisipasi aktif memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam situasi praktis. Selain itu, wawancara kepada pasien membantu dalam memperoleh wawasan tentang persepsi pasien terhadap pelayanan farmasi klinis. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi aktif mahasiswa memperkuat praktik farmasi klinis di apotek, meningkatkan keterampilan klinis mereka, dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pasien. Kesimpulannya, partisipasi aktif mahasiswa dalam pelayanan farmasi klinis di apotek memberikan manfaat nyata bagi praktik apoteker dan pengalaman pasien, sementara evaluasi terus-menerus diperlukan untuk memastikan pelayanan yang berkualitas.
Downloads
References
Ardiningtyas, B., Marchaban, M., Kusnanto, H., & Fudholi, A. Persepsi Preseptor Terhadap Key Indicators Kompetensi Pharmaceutical Care Pada Praktek Kerja Profesi Apoteker Di Apotek. JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice), 7(1), 8-14. https://doi.org/10.22146/jmpf.362
Carr, M. (2006). Learning dispositions and key competencies: A new curriculum continuity across the sectors. Early Childhood Folio, 10.
Cerulli, J. (2006). Experiential education in community pharmacy. American Journal of Pharmaceutical Education, 70(1), R1.
Fejzic, J., Henderson, A., Smith, N. A., & Mey, A. (2013). Community pharmacy experiential placement: Comparison of preceptor and student perspectives in an Australian postgraduate pharmacy programme. Pharmacy Education, 13.
Herman, M. J., Handayani, R. S., & Siahaan, S. A. (2013). Kajian praktik kefarmasian apoteker pada tatanan rumah sakit. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 7(8), 365-372.
Rychen, D. S. E., & Salganik, L. H. E. (2003). Key competencies for a successful life and a well-functioning society. Hogrefe & Huber Publishers.
Sofan, A., Sriwahyuni, T., & Nasution, L. E. S. (2022). PENGARUH PELATIHAN FARMASI KLINIK TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI APOTEKER DI PUSKESMAS PROVINSI BANTEN DI ERA PANDEMI COVID-19. Jurnal Ilmiah Manuntung, 8(1), 89-99.
Wallman, A., Vaudan, C., & Sporrong, S. K. (2013). Communications training in pharmacy education, 1995-2010. American journal of pharmaceutical education, 77(2), 36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Indah Krisnawati, Teodhora Teodhora, Ainun Wulandari, Amelia Febriani, Putu Rika Veryanti, Hervianti Nurfitria Nugrahani, Ritha Widyapratiwi, Jenny Pontoan, Vilya Syafriana, Ika Maruya Kusuma, Fandy Rezha Setiadi, Hermila Nopianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












