Lokakarya Perencanaan Pembelajaran 1: Program Sekolah Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Lamongan

Authors

  • Heny Ekawati Haryono Universitas Islam Darul Ulum, Indonesia
  • Mustofa Mustofa Universitas Islam Darul Ulum, Indonesia
  • Emmy Hamidah Universitas Islam Darul Ulum, Indonesia
  • Luluk Faridah Universitas Islam Darul Ulum, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i2.835

Keywords:

pendekatan, sekolah penggerak, merdeka belajar

Abstract

Pendekatan   berpusat   pada siswa  menjadi   fokus  utama   dalam  peningkatan kualitas   pendidikan.   Kegiatan   pengabdian   masyarakat   ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Penggerak Kabupaten Lamongan Angkatan  3. Penulis berhasil mengidentifikasi tantangan pendidikan, mengembangkan keterampilan pedagogis guru, dan mendalami kurikulum Merdeka Belajar. Kolaborasi erat dengan sekolah memungkinkan perancangan program pendidikan yang lebih relevan, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasilnya, pendekatan  berpusat pada siswa berhasil menciptakan perubahan positif dalam sistem pendidikan. Guru  dan siswa  menjadi  lebih  siap  dalam  menerapkan metode  pembelajaran yang  relevan, sementara  keberhasilan ini menciptakan lingkungan  belajar yang lebih inklusif tanpa memandang latar belakang budaya atau kondisi pribadi. Selanjutnya,  kegiatan ini juga berkontribusi pada pembentukan pemimpin masa depan yang lebih kompeten dalam konteks pendidikan  melalui  Program  Sekolah  Penggerak  Angkatan  3.  Secara  keseluruhan, kegiatan pengabdian  masyarakat  ini membawa  dampak  positif  yang signifikan  dalam  meningkatkan kualitas pendidikan  di wilayah tersebut dan memberikan inspirasi untuk melanjutkan upaya perbaikan pendidikan  di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Faiz, A., & Faridah, F. (2022). Program Guru Penggerak Sebagai Sumber Belajar. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 14(1), 82–88. https://doi.org/10.35457/konstruk.v14i1.1876

Fauzi, A. (2022). Implementasi kurikulum Merdeka di sekolah penggerak (Studi kasus pada SMAN 1 Pengaron Kabupaten Banjar). Jurnal Pahlawan, 18(2), 18–22.

Jannati, P., Ramadhan, F. A., & Rohimawan, M. A. (2023). Peran Guru Penggerak Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 330. https://doi.org/10.35931/am.v7i1.1714

Kaput, K. (2018). Evidence for Student-Centered Learning. Education Evolving, January, 1–28.

Lince, L. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai, 1(1), 38–49. https://doi.org/10.47435/sentikjar.v1i0.829

Overby, K. (2011). Student-Centered Learning. 9.

Pedersen, S., & Liu, M. (2003). Teachers’ beliefs about issues in the implementation of a student-centered learning environment. Educational Technology Research and Development, 51(2), 57–76. https://doi.org/10.1007/BF02504526

Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237

Rini, W. A. (2019). Pembelajaran Dengan Pendekatan Student Centered Learning (Scl) Pada Sekolah Minggu. Jurnal Shanan, 3(1), 85–96. https://doi.org/10.33541/shanan.v3i1.1575

Syafi’i, M. I. (2023). Analisis Konseptual Dasar Ilmu Pendidikan dalam Teori Pembelajaran Modern. Jurnal Ilmu Pendidikan &Sosial (Sinova), 01.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Haryono, H. E., Mustofa, M., Hamidah, E., & Faridah, L. (2024). Lokakarya Perencanaan Pembelajaran 1: Program Sekolah Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Lamongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(2), 431–438. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i2.835

Issue

Section

Articles