Pemberian Relaksasi Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Lansia Di Majalengka

Authors

  • Meina Shiamullaeli Universitas YPIB Majalengka, Indonesia
  • Ryan Listiawan Rachim Universitas YPIB Majalengka, Indonesia
  • Siti Cynthia Yuliani Putri Universitas YPIB Majalengka, Indonesia
  • Altaf Tanjung Universitas YPIB Majalengka, Indonesia
  • Kemal Zakila Ahmad Universitas YPIB Majalengka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i3.859

Keywords:

Relaksasi, Kesehatan Mental. Lansia

Abstract

Seseorang dengan usia lanjut atau dikenal dengan Lansia adalah salah satu aset negara yang harus kita jaga baik dari sisi kesehatan dan kesejahteraanya, salah satu yang menjadi permasalahan saat ini adalah Kesehatan mental lansia, sehingga lansia mengalami gangguan dalam menjalankan kehidupan sehari hari. Tujuan kegiatan pengabdian adalah pemberdayaan kepada lansia untuk mengoptimalkan Kesehatan mentalnya. Intervensi yang diberikan adalah dengan melakukan kegiatan melalui pemberian rileksasi untuk menurunkan stress dan kecemasan pada lansia. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah 1) Belum adanya skrining Kesehatan kognitif; 2) Belum adanya edukasi tentang Kesehatan mental lansia; 3) Kurangnya kegiatan lansia yang terfokus pada peningkatan fungsi kognitif; 4) Lansia rentan mengalami kondisi stres maupun depresi; 5) Terbatasnya aktifitas motoric yang dilakukan oleh lansia;6) Kurangnya peralatan untuk meningkatkan kemampuan motoric lansia; 7) Kurangnya ketrampilan motoric yang dapat menghasilkan kreatifitas maupun produktifitas lansia. Solusi yang ditawarkan adalah Tim PPM 1) Pemberian skrining kesehatan kognitif lansia menggunakan (Mini Mental State Exam) MMSE, 2) Psikoedukasi Kesehatan mental lansia, 3)  Latihan relaksasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi Edukasi tentang gangguan Kesehatan mental yang bisa dialami oleh lansia. Memberikan tes untuk melihat kondisi mental pada lansia, dari hasil temun menunjukkan bahwa para lansia mengalami hambatan psikologis diantaranya merasa kesepian, kekhawatiran berlebih sehingga diberikan teknik  relaksasi pada lansia. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan yang positif pada kondisi mental pada lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, A., & Grahani, F. O. (2023). PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL LANSIA DI POSYANDU LANSIA PUSPITA. 6, 6–10.

Asda, P., Asda, P., Soliqah, A. Y., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Husada, W. (2023). Teknik relaksasi nafas dalam efektif menurunkan tingkat stres pada lansia 1,2,3. 16(2), 277–286.

Fitrianingsih, J. (2022). Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Penerapan Pola Hidup Sehat di Desa Moncongloe Bulu. 2(1), 43–49.

Lawang, K. E. C., Malang, K. A. B., & Pertami, S. B. (2018). Pemberdayaan lansia melalui aktivitas relaksasi progresif untuk menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah di panti werdha pangesti di kelurahan kalirejo kec. lawang kab. malang. 2(1), 7–12.

Rahmawati, E., Yuni, E., Nurmala, I., & Rahmawati, N. (2022). Jurnal Pengabdian Bidan Nasuha Mandiri dan Sehat Melalui Terapi Komplementer bagi Lansia di Griya Asih Lawang. 3, 1–9. https://doi.org/10.33860/jpbn.v3i1.1112

Downloads

Published

2024-05-18

How to Cite

Shiamullaeli, M., Rachim, R. L., Putri, S. C. Y., Tanjung, A., & Ahmad, K. Z. (2024). Pemberian Relaksasi Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Lansia Di Majalengka. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(3), 560–564. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i3.859

Issue

Section

Articles