Pelatihan Penjernihan Minyak Jelantah Menggunakan Bleaching Earth Di Desa Padang Rejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu

Authors

  • M Alvien Ghifari Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Demi Dama Yanti Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Aditya Ayuwulanda Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • I Putu Mahendra Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Arif Ashari Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Arfa Sari Goreta Ginting Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Lisen Sihombing Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Mufid Rizki Hartoyo Institut Teknologi Sumatera, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.928

Keywords:

Minyak Jelantah, Bleaching earth, Penjernihan

Abstract

Minyak goreng merupkan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari. Hampir semua makanan dan jajanan membutuhkan minyak goreng dalam proses pembuatannya. Salah satu cara agar dapat mengonsumsi minyak goreng adalah penggunaan kembali minyak goreng bekas atau minyak jelantah. Penggunaan berulang dari minyak goreng sangat berbahaya karena selama proses penggorengan terjadi beberapa reaksi seperti oksidasi, hidrolisis dan polimerisasi yang dapat menghasilkan zat karsinogenik. Pada kegiatan pengabdian ini telah dilakukan penyuluhan dan pelatihan penjernihan minyak jelantah menggunakan material penjerap yaitu bleaching earth. Kegiatan terdiri pengumpulan minyak jelantah, penyuluhan bahaya minyak jelantah, praktik penjernihan minyak jelantah, dan analisis hasil penjerapan minyak jelantah. Minyak jelantah yang dikumpulkan berwarna coklat kehitaman sebanyak 2 L. Hasil analisis laboratorium terhadap minyak jelantah yang sudah dijerap dalam kegiatan pelatihan menunjukkan penurunan warna minyak jelantah, bilangan asam dan peroksida. Berdasarkan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, maka penjernihan menggunakan minyak jelantah menggunakan bleaching earth sangat efektif untuk memperbaiki kualitas minyak jelantah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Choe, E., & Min, D. B. (2007). Chemistry of deep-fat frying oils. Journal of Food Science, 72(5). https://doi.org/10.1111/j.1750-3841.2007.00352.x

Isni Nurani, Dyan, S., Ika Sri, H., & Emas Agus Prastyo, W. (2016). Analisis Keefektivan Zeolit pada Proses Adsorbsi Pemurnian Minyak Jelantah. ReTII, XI(Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2016)

Menteri, J., & Muhammad, P. (2022). Mendag : Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga. 5, 1–2.

Prasetyowati, Kurniawan, A., & Saputra, D. (2011). Pemurnian Minyak Jelantah dengan Adsorben Bentonite and Arang Aktif. Jurnal Teknik Kimia, 17(5), 59–65.

Silviana, Suherman, dan H. (2008). Upaya reuse minyak jelantah melalui adsorbsi dengan bleaching earth dan zeolit alam aktif. April, 1–6.

Downloads

Published

2024-06-12

How to Cite

Ghifari, M. A., Yanti, D. D., Ayuwulanda, A., Mahendra, I. P., Ashari, A., Ginting, A. S. G., Sihombing, L., & Hartoyo, M. R. (2024). Pelatihan Penjernihan Minyak Jelantah Menggunakan Bleaching Earth Di Desa Padang Rejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 969–973. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.928

Issue

Section

Articles