Kolaborasi Identifikasi Mangrove dan Pengukuran Biofisik Bersama Masyarakat Lokal: Studi Kasus di Desa Sekodi, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.930Keywords:
Mangrove, Sekodi Village, Bengkalis, BRGMAbstract
Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi dan pengukuran biofisik mangrove dengan melibatkan masyarakat lokal di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Melalui pendekatan partisipatif, pengabdian ini dilakukan dengan melibatkan aktifitas kolaboratif antara Tim Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dan masyarakat lokal desa Sekodi. Metode pengabdian mencakup sosialisasi kegiatan BRGM, pengumpulan data lapangan bersama masyarakat, dan analisis data. Partisipasi aktif masyarakat lokal dalam proses identifikasi mangrove telah memperkuat pemahaman dan kesadaran mereka tentang pentingnya konservasi mangrove. Tantangan yang dihadapi termasuk kebutuhan akan pengelolaan yang lebih baik. Berdasarkan hasil pengabdian, disarankan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, mengembangkan program pengelolaan mangrove berbasis masyarakat, meningkatkan pengawasan, mengembangkan ekowisata berbasis mangrove, dan mendorong kolaborasi lintas sektor. Dengan menerapkan saran-saran tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan ekosistem mangrove di Desa Sekodi dan wilayah sekitarnya.
Downloads
References
Angraini, R., Yoza, D., & Pebriandi, P. (2024). Diversity of Soil Surface Arthropods Species in Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, Riau Province. Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus, 10(1), 190–206. https://doi.org/10.36987/jpbn.v10i1.5346
KLHK. (2018). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.89/menlhk/setjen/kum.1/8/2018 Tentang Pedoman Kelompok Tani Hutan (Vol. 1).
Pajri, I., Sribudiani, E., & Pebriandi, P. (2023). Karakteristik pengunjung ekowisata Hutan Pinus Bukit Candika Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 8041–8051. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v3i6.6086
Pebriandi, P., Fatriansyah, A., Rizka, D., Nur Indahsari, L., Oktari Yulanda, N., & Nurianti, N. (2023). Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Desa Simandolak Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 2964–1195. https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku2153
Pebriandi, P., Rusdiana, O., & Saleh, M. B. (2017). Tipe komunitas hutan lahan kering di Hutan Lindung Sentajo, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Jurnal Silvikultur Tropika, 08(2), 103–109. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/j-siltrop.8.2.103-109
Pebriandi, P., Yoza, D., Sukmantoro, W., Darlis, V. V., Qomar, N., Mardhiansyah, M., Oktorini, Y., Sribudiani, E., Somadona, S., & Muslih, A. M. (2024). Estimation of aboveground carbon stock in PT KOJO’s forest in Riau, Indonesia. BIO Web of Conferences, 99(03), 1–7. https://doi.org/10.1051/bioconf/20249903002
Sribudiani, E., Daulay, M. H., Andriani, Y., Suhada, N., Pebriandi, & Fahrorrozi, M. I. (2024). Potential development of non-timber forest products in the Sapat Village Forest Indragiri Hilir Regency. BIO Web of Conferences, 99(03), 1–10. https://doi.org/10.1051/bioconf/20249903001
Yoza, D., Saputra, R., & Pebriandi, P. (2023). Human-Elephant conflict and their mitigation techniques in Pinggir District, Bengkalis Regency. E3S Web of Conferences, 373, 1–10. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202337305003
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Pebriandi Pebriandi, Wafid Muhammad Aufar, Venecia Margaretha Sihombing, Ilham Muhammad, Alfahri Bayu Saputra, Utami Nur Sandi, Iqbal Maras, Ahmad Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












