Persuasi Kesehatan pada Ibu dan Balita Resiko Tinggi melalui Drama Musikalisasi Ibu Hebat, Anak Hebat di Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang Madura
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.940Keywords:
Persuasi, Kesehatan Ibu dan Anak, Gizi Kurang, Drama Musikal, Ibu Hebat Anak HebatAbstract
Hasil FGD (Focous Group Disscussion) yang diadakan di Desa Tanggumong Kabupaten Sampang Tanggal 21 Mei 2024 menyatakan bahwa salah satu prioritas masalah kesehatan yang ada di Desa Tanggumong adalah masalah gizi kurang pada anak. Kelompok anak yang rawan mengalami masalah gizi adalah Balita yaitu bayi 0-5 tahun. Masalah gizi yang sering dialami balita adalah masalah gizi kurang. Gizi kurang didasarkan pada indeks berat badan menurut umur (BB/U) yang merupakan padanan istilah underweight (gizi kurang) dan severely underweight (gizi buruk). Prevalensi gizi kurang di Jawa Timur usia baduta tahun 2018 adalah 11,6%. Sedangkan data prevalensi sangat pendek pada tahun 2018 adalah 15,2%. Angka tersebut masih tinggi jika dibandingkan dengan target pemerintah yaitu menurunkan wasting (terlalu kurus) dari 10,2% di tahun 2018 ke 7% di tahun 2024 dan menurunkan prevalensi stunting dari 30,8% di tahun 2018 ke 14% di tahun 2024. Adanya masalah gizi juga dipengaruhi oleh adanya ketidakmerataan akses kesehatan. Status gizi pada balita dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengetahuan orang tua tentang nutrisi seimbang dan kebiasaan makan yang buruk. pengabdi berusaha untuk melakukan inovasi metode untuk mempersuasi ibu dan anak agar lebih memperhatikan kesehatan terutama terkait nutrisi dengan menggunakan cara yang menghibur dan pendekatan yang lebih halus dengan kegiatan pengabdian Persuasi Kesehatan pada Ibu dan Balita Resiko Tinggi melalui Drama Musikalisasi “Ibu Hebat, Anak Hebat”di Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang – Madura. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan pengetahuan responden.
Downloads
References
Assembly, G., & Council, S. (2010). General Assembly Economic and Social Council. Assembly, 64782(May), 14.
Depkes RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. 156).
Dinkes Sampang. (2019). Profil Kesehatan Kota Sampang Tahun 2019.
Fau, P., Otniel Kataren, & Mestika Lumbantoruan. (2022). Nutrition Services Strategy in Toddlers. Science Midwifery, 10(3), 2273–2279. https://doi.org/10.35335/midwifery.v10i3.558
Fikawati, S., Ahmad, S., & Veratamala, A. (2017). Gizi Anak dan Remaja. In PT Raja Grafindo Persada (1st ed.). PT RajaGrafindo Persada. https://books.google.co.id/books?id=D9_YDwAAQBAJ&pg=PA369&lpg=PA369&dq=Prawirohardjo,+Sarwono.+2010.+Buku+Acuan+Nasional+Pelayanan+Kesehatan++Maternal+dan+Neonatal.+Jakarta+:+PT+Bina+Pustaka+Sarwono+Prawirohardjo.&source=bl&ots=riWNmMFyEq&sig=ACfU3U0HyN3I
Kemenkes. (2022). Buku Saku Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Kemenkes, 1–7.
Kemenkes RI. (2020). Buku Saku Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk Pada Balita di Layanan Rawat Jalan Bagi Tenaga Kesehatan. In Kemenkes RI: Jakarta.
Kemenkes RI. (2024). Potret Sehat Indonesias Dari kacamata SKI 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Indonesia.
Lyrad, K, Riley., Jedda, Rupert., Olivia, B. (2018). Nutrition in Toddlers. American Family Physician, 98((4)), 227–233.
Mitra., Herlina, Susmaneli., Winda, Septiani., Nurlisis. (2022). Effect of Nutritional Education on Improving Mother’s Knowledge and Nutritional Status of Malnourished Toddlers in Pekanbaru City Indonesia. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research, 53(2)(2), 244–253.
Nuzuliana, R. (2022). Child development in children with malnutrition. 1((1)), 68–76. https://doi.org/10.33088/bicon.v1i1.14
Rahma, Y., Suhartini D, ., & Maryana, S. (2022). Aplikasi panduan gizi makanan balita berbasis android. Jurnal Teknoinfo, 16((2)), 238–238. https://doi.org/10.33365/jti.v16i2.1790
Rahmawati, W. A. & Retnaningrum, D. N. (2022). The Role of Mothers Knowledge Regarding Nutritional Needs of Toddlers Nutritional Status. Jurnal MID-Z, 5(2), 139–143. https://doi.org/10.56013/jurnalmidz.v5i2.1638
Rokom. (2017). Status Gizi Balita dan Interaksinya. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20170216/0519737/status-gizi-balita-dan-interaksinya/#:~:text=Anak balita (0-5 tahun,yang paling rawan terhadap gizi.
Saaka, M., Wemah, K., Kizito, F., & Hoeschle-Zeledon, I. (2021). Effect of nutrition behaviour change communication delivered through radio on mothers’ nutritional knowledge, child feeding practices and growth. Journal of Nutritional Science, 10, 1–9. https://doi.org/10.1017/jns.2021.35
Sutrisno, S., & Tamim, H. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi dengan Status Gizi pada Balita di Posyandu Abung Timur Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Agung Kabupaten Lampung Utara Tahun 2020. Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 2(2), 77–83. https://doi.org/10.35912/jimi.v2i2.1513
Unicef. (2019). Analisis Lanskap Kelebihan Berat Badan Dan Obesitas di Indonesia. 01 Desember 2022, 1–134. https://www.unicef.org/indonesia/id/laporan/analisis-lanskap-kelebihan-berat-badan-dan-obesitas-di-indonesia
UNICEF, & Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Menuju Masa Depan Indonesia Bebas Masalah Kekurangan Gizi: Mengatasi wasting dan menurunkan prevalensi stunting. 1–12. www.unicef.or.id
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Imroatus Sholihah, Zainun Wahida Fithriani, Ika Meilinda Ummul Ma'rufa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












