Sosialisasi Penanaman Nilai P5 Dalam Pembentukan Katerampilan Siswa Kelas IV Di SD Negeri 040444 Kabanjahe

Authors

  • Juwita Tindaon Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Elisabeth Ruthana Lasmaria Sinaga Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Rian Julfian Sinaga Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Seri Nita Br Ginting Suka Universitas Quality Berastagi, Indonesia
  • Dhea Steviana Br Purba Universitas Quality Berastagi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.959

Keywords:

Penanaman, P5, Pembentukan, Keterampilan

Abstract

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan P5 berbeda dari cara-cara pendidikan Pancasila sebelumnya dengan melibatkan kegiatan penunjang berbasis proyek. Namun tampaknya belum semua sekolah menerapkan program yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka secara optimal. Pengamat pendidikan mengatakan banyak guru di sekolah belum mendapatkan pelatihan yang cukup, sehingga tujuan program P5 itu tidak tercapai. Istilah P5 barangkali mengingatkan sebagian orang pada penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) di masa Orde Baru. Namun program ini sangat berbeda. Jauh dari pidato dan diskusi satu arah yang oleh banyak orang dianggap sebagai indoktrinasi, P5 yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka mengajak siswa untuk aktif terlibat dalam berbagai kegiatan proyek ko-kurikuler (menunjang mata pelajaran utama). Dalam program P5, siswa tidak diajari nilai-nilai Pancasila secara mentah tetapi didorong untuk menangani isu-isu yang relevan di lingkungan mereka.“Pelajar Pancasila yaitu pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila, maka sangat penting untuk peserta didik mempelajari hal-hal di luar kelas yang berkaitan dengan isu penting yang dekat dengan kehidupan sehari-hari seperti perubahan iklim, kesehatan mental, teknologi, nasionalisme, dan isu-isu lainnya, Menurut buku panduan P5, Pelajar Pancasila diharapkan memiliki kompetensi-kompetensi yang berkaitan dengan konteks kehidupan dan tantangan bangsa Indonesia di abad ke-21 serta berpartisipasi dalam “pembangunan global yang berkelanjutan”. Kompetensi-kompetensi tersebut dibagi ke dalam enam dimensi: beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebhinekaan global; bergotong-royong; mandiri; bernalar kritis; dan kreatif. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mensosialisasikan penenaman nilai-nilai P5 dalam pembentukan keterampilan siswa Kelas IV di SD Negeri 040444 Kabanjahe. Pengabdian masyarakat ini akan dipublikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Marisa, M. (2021). Inovasi Kurikulum “Merdeka Belajar” di Era Society 5.0. Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidiikan Dan Humaniora), 5(1), 72. https://doi.org/10.36526/js.v3i2.e-ISSN.

Muhanal, S., & Mashfufah, A. (2023). Implementasi Assemen Diagnostic Untuk Menentukan Profil Gaya Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Diferensiasi. Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pendidikan JURINOTEP, 1(3), 241–360. https://doi.org/10.46306/jurinotep.v1i3

Mustika, S. (2023). Pengamalan Nilai-Nilai Kebhinnekaan Tunggal Ika dan NilaiNilai Pancasila Di Sekolah Sebagai Penguatan Karakter. Jurnal Pendidikan West Science, 1(02), 99–107. https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i02.21.

Ningsih, E. P., & Maemonah. (2023). Projek Pengutatan Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka Perspektif Progresivisme. 17(1), 163–170. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i1.16037.

Novita Freshka Uktolseja, Nisa, A. F., Arafik, M., & Wiarsih, N. (2022). Penanaman Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila Melalui Pembelajaran Tematik Berbasis Project Based Learning Di Sekolah Dasar.

Rizkasar, E. (2023). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Emas Indonesia. X (1), 50–60. https://doi.org/10.30659/pendas.10.1.50-60.

Utami, A., Rukiyati, & Prabowo, M. (2023). Internalisasi Filsafat Pancasila Melalui Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Paris Langkis, 3(2), 119–128.

Utomo, P., & Prayogi, F. (2021). Literasi Digital: Perilaku dan Interaksi Sosial Masyarakat Bengkulu Terhadap Penanaman Nilai-nilai Kebhinekaan Melalui Diseminasi Media Sosial. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 3(1), 65–76. http://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/ijsse.

Widyasari, W. (2023). Rethingking Bhineka Tunggal Ika: social media As New Public Sphere in Understanding Diversity. In Nucl. Phys. (Vol. 13, Issue 1).

Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar. Journal on Education, 5(2), 3928–3936. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1074 Yani, D.

Downloads

Published

2024-06-25

How to Cite

Tindaon, J., Sinaga, E. R. L., Sinaga, R. J., Suka, S. N. B. G., & Purba, D. S. B. (2024). Sosialisasi Penanaman Nilai P5 Dalam Pembentukan Katerampilan Siswa Kelas IV Di SD Negeri 040444 Kabanjahe. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 1148–1154. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.959

Issue

Section

Articles