Optimalisasi Penerapan Senam Yoga Premenstrual Syndrome Wanita Usia Subur

Authors

  • Jumiati Riskiyani Dwi Nandia Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Atika Dhiah Anggraini Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Fajar Alam Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2043

Keywords:

yoga, sindrom, pramenstruasi, wanita usia subur, terapi non farmakologi

Abstract

Secara umum, upaya penanganan sindrom pramenstruasi hanya terfokus pada penurunan intensitas skala nyeri haid (dismenore) melalui pemberian obat antinyeri. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak mencakup pengobatan gejala psikologis yang dialami wanita pada fase sindrom pramenstruasi. Angka kejadian sindrom pramenstruasi di Indonesia dialami (70%-90%) oleh wanita usia subur dan (2%-10%) mengalami gejala pramenstruasi berat. Latihan yoga adalah metode latihan tubuh yang menyeimbangkan sistem saraf otonom yang berdampak pada gangguan fisik dan psikologis yang berhubungan dengan kecemasan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang premenstrual syndrome dan cara pengobatannya melalui terapi non farmakologis berupa senam yoga premenstrual syndrome. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, sharing dan diskusi serta praktik yoga sindrom pramenstruasi dengan total 21 peserta wanita usia subur. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman dan kemampuan individu dalam menangani sindrom pramenstruasi meningkat yang dibuktikan dengan mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan mampu melakukan latihan yoga pramenstruasi dengan baik. Yoga premenstrual syndrome sangat efektif dan efisien dalam meminimalisir keluhan sindrom pramenstruasi pada wanita usia subur. Olahraga ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari sebelum menstruasi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

McGovern, C. E., & Cheung, C. (2018). Yoga and Quality of Life in Women with Primary Dysmenorrhea: A Systematic Review. Journal of Midwifery and Women’s Health, 63(4), 470–482. https://doi.org/10.1111/jmwh.12729

Nuvitasari, W. E., Susilaningsih, S., & Kristiana, A. S. (2020). Tingkat Stres Berhubungan dengan Premenstrual Syndrome pada Siswi SMK Islam. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(2), 109. https://doi.org/10.26714/jkj.8.2.2020.109-116

Ritung, D. C. N., & Olivia, S. (2018). Hubungan stres terhadap Premenstrual Syndrome (PMS) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2011. Tarumanagara Medical Journal, 1(1), 59–62.

Sengupta P. (2017). Health Impact of Yoga and Pranayama. 448–458. www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22891145

Yesildere Saglam, H., & Orsal, O. (2020). Effect of exercise on premenstrual symptoms: A systematic review. Complementary Therapies in Medicine, 48, 102272. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2019.102272

Downloads

Published

2025-02-05

How to Cite

Nandia, J. R. D., Anggraini, A. D., & Alam, F. (2025). Optimalisasi Penerapan Senam Yoga Premenstrual Syndrome Wanita Usia Subur . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(12), 5621–5625. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2043

Issue

Section

Articles