Pemanfaatan Produk Lokal Berbasis Minyak Serai Wangi (Cymbopogon nardus (l) rendle) Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Ekonomi Masyarakat Desa Pantan Reduk

Authors

  • Sayyid Syauqas Amarullah Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Aldika Saputra Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Devi Sartika Marni Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Putri Athirah Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Nur’Alian Nur’Alian Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Izwar Izwar Universitas Teuku Umar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.290

Keywords:

Produk Lokal, Minyak Serai Wang, Peningkatan Ekonomi

Abstract

Minyak serai wangi atau minyak atsiri merupakan ekstrak tumbuhan yang banyak dimanfaatkan dalam industri kimia, salah satunya sebagai bahan baku produksi minyak wangi (parfum), obat-obatan, kosmetika, bahan pengawet, dan kebutuhan pokok industri lainnya. Daerah penghasil minyak atsiri adalah Sumatera Utara dan Aceh. Minyak atsiri yang dapat dihasilkan yaitu minyak cengkeh, minyak nilam, minyak serai, minyak kenanga dan lain-lain. Minyak serai memiliki sejumlah potensi, antara lain mengobati jerawat yang disebabkan oleh bakteri Propionibacteria acnes dan Staphylococcus aureus. Minyak serai ini akan diformulasikan sebagai gel jerawat dengan konsentrasi berbeda yaitu 10%, 15% dan 20%. Tanaman serai wangi diubah menjadi minyak atsiri dengan beragam kegunaan dan nilai pasar yang tinggi, sehingga meningkatkan perekonomian lokal. Penelitian ini dilakukan semenjak bulan Juli 2023 sampai dengan bulan Agustus 2023 di Desa Pantan Reduk, Kec. Linge Kab. Aceh Tengah. Metode pengabdian ini dilakukan dengan metode pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis tentang pemanfaatan produk lokan yang dihasilkan dari serai wangi untuk peningkatan ekonomi masyarakat Desa Pantan Reduk. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini ialah memberikan suatu peluang untuk masyarakat dalam meningkatkan perekonomian kedepannya, dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat minyak serai wangi untuk bahan obat alamiah. Pendapatan yang diperoleh masyarakat dari minyak serai wangi mencapai 6.000.000/orang. Oleh sebab itu, minyak serai wangi hanya dijadikan sebagai penghasilan tambahan selain kopi yang merupakan penghasilan utama masyarakat Desa Pantan Reduk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad Arivin Rivaie dan Suwardih. (2017). Pengembangan Model Pertanian Bio-Industri Berbasis Kelapa Sawit, Sapi dan Serai Wangi di Kepulauan Bangka Belitung: Suatu Gagasan. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Inovasi Teknologi Pertanian, 358–372.

Afdool, M., Ahmad, M., Hidayat, F., Erfando, T., & Lestari, F. (2022). Pemanfaatan Daun Serai Wangi sebagai Bahan Baku Pembuatan Minyak Atsiri untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 564-569. https://gdm.id/budidaya-serai-wangi/

Bota, W., Martosupono, M., & Rondonuwu, F. S. (2015). Potensi Senyawa Minyak Sereh Wangi (citronella oil) dari Tumbuhan Cymbopogon nardus L. sebagai Agen Antibakteri. Prosiding Semnastek.

Dedi Iskandar, A. (2017). Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Petani Serai Wangi (Cymbopogon Nardus). 2, 944–965.

Harahap, B. M., Dewantoro, A. I., & Nuur, R. (2019). Evaluasi Dan Perbaikan Proses Produksi Minyak Atsiri Nilam Berbasis Neraca Massa ( Studi Kasus CV Anugerah) (1), 21–27.

Harianingsih, Wulandari, R., Harliyanto, C., dan Andiani, CN. (2017). Identification of GC-MS essential oils extract from Citronella (Cymbopogon winterianus) using metanol solvent. Techno. vol 18(1): 23–27. doi: 10.30595/techno.v18i1.1445.

Khasanah, Retno Atun, dkk., 2011. Pemanfaatan Ekstrak Sereh (Chymbopogon nardus L.) Sebagai Alternatif Anti Bakteri Staphylococcus Epidermis Pada Deodoran Parfume S pray. Jurnal Pelita, 6 (1):3-9.

Milenia, R., Islam, L. S., Ihsan, M., & Sarosa, A. H. (2022). Studi Potensi Minyak Sereh Wangi Sebagai Alternatif Bahan Aditif Pada Bahan Bakar Minyak. Jurnal Rekayasa Bahan Alam Dan Energi Berkelanjutan, 6 (1), 6–15.

Mulyadi. (2009). Akuntansi Biaya. Yogyakarta : STIE YPKPN

Nurhadianti V., Cahyani C., Nirwana WOC., Dewi LK. (2018). Pengantar Teknologi Fermentasi Skala Indsutri.Tim UB press. Malang. Hal . 4-20

Nurhadianty, V. (2018). Pemberdayaan Kelompok Usaha Berbasis Minyak Atsiri Di Desa Kesamben, Blitar. Journal of Innovation and Applied Technology, 4(1), 595-600.

Olisvelos, K. A., Aditiyarini, D., & Prasetyaningsih, A. (2023). Potensi Minyak Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) sebagai Antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus pada Sediaan Gel Antijerawat. Jurnal Pro-Life, 10(1).

Panggabean dan Prasetyo. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bogor. Ghalia Indonesia.

Sari, E., & Wahyuni, S. (2020). Sosialisasi Pemanfaatan Jambu Air Menjadi Nata De Syzygium. 4(2), 209–213.

Tohir, A. M. (2010). Teknik Ekstraksi dan Aplikasi Beberapa Pestisida Nabati untuk Menurunkan Palatabilitas Ulat Grayak (Spodoptera litura Fabr.) di Laboratorium. Buletin Teknik Pertanian, 15(1): 37–40.

Yusmarni, Zelfi Zakir, A. P. (2018). Usulan penelitian riset dasar kelayakan ekonomi dan respon petani terhadap budidaya dan pengolahan serai wangi di nagari simawang kabupaten tanah datar. (26096009).

Downloads

Published

2023-09-04

How to Cite

Amarullah, S. S., Saputra, A., Marni, D. S., Athirah, P., Nur’Alian, N., & Izwar, I. (2023). Pemanfaatan Produk Lokal Berbasis Minyak Serai Wangi (Cymbopogon nardus (l) rendle) Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Ekonomi Masyarakat Desa Pantan Reduk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(7), 956–963. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.290

Issue

Section

Articles