Pendidikan Lingkungan di Arboretum Universitas Lancang Kuning Bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.2907Keywords:
pendidikan lingkungan, arboretum, SMP, pre-test, post-testAbstract
Kegiatan pendidikan lingkungan di Arboretum Universitas Lancang Kuning dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengenai pentingnya pelestarian lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi pembelajaran berbasis pengalaman langsung di lapangan yang terintegrasi dengan refleksi kelompok. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pembelajaran interaktif di arboretum, dan post-test. Peserta terdiri dari siswa kelas VIII SMP dengan total 30 orang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan siswa dari 4,05 pada pre-test menjadi 4,79 pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran lapangan berbasis observasi dan diskusi efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan untuk pendidikan lingkungan di sekolah.
Downloads
References
Dinilhuda, A., Akbar, A. A., & Jumiati, J. (2018). Peran Ekosistem Mangrove Bagi Mitigasi Pemanasan Global. Jurnal Teknik Sipil, 18(2).
Hadinoto, Suhesti E, Sukma D, Akbar A. 2025. Konservasi Lingkungan bagi Siswa Madrasah Tsanawiyah di Kota Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Masyarkat Bangsa. Vol 3 No 5.
Imburi, C. S., Angrianto, R., Tanur, E. A., Widodo, I., & Sitompul, G. A. (2024). Peran Hutan Mangrove dalam Menanggulangi Dampak Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir Indonesia. Jurnal Geosains West Science, 2(03), 122–132.
Ismail, M. J. (2021). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Dan Menjaga Kebersihan Di Sekolah. Guru Tua : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 59–68.
Jovičić, D., & Dragin, A. (2008). The assessment of carrying capacity: A crucial tool for managing tourism effects in tourist destinations. Turizam, (12), 4-11.
Junaedi, A., Aruan, J., Yosep, Y., Penyang, P., Surasana, I. N., & Rizal, M. (2024). Komposisi Jenis, Serapan Karbon Dioksida dan Produksi Oksigen Vegetasi Berkayu di Hutan Kemasyarakatan Batu Bulan Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Hutan Tropika, 19(1), 19–26.
Prastyaningsih, S. R., Azwin, A., Martalasari, M., & Sukma, D. (2025). Aksi Hijau Siswa SMA: Membangun Ekoriparian Dengan Tanaman Lokal Di Universitas Lancang Kuning. FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1).
Pratiwi, D., Hartoko, A., & Febrianto, S. (2023). Potensi Serapan Karbon Hutan Mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta. Jurnal Kelautan Nasional, 18(2), 99.
Rosalino, L. M., & Grilo, C. (2011). What drives visitors to Protected Areas in Portugal: accessibilities, human pressure or natural resources. Journal of Tourism and Sustainability, 1(1), 3-11.
Sukma D, Basuni S, Sunarminto T. (2016). Pengembangan Manajemen Kawasan Ekowisata Budaya Candi Muara Takus Kampar Riau. Jurnal Media Konservasi. Vol 21 (159-167).
Yumantoko, Y., Suharko, S., Hasan, R. Al, & Triyono, T. (2024).Partisipasi Komunitas dalam Konservasi Lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(2), 408–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dodi Sukma R A, Emy Sadjati, Sri Rahayu Pratyaningsih, Eno Suwarno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












