Upaya Meningkatkan Keimanan dan Kreativitas Melalui Lomba Keagamaan SENADA (Semangat Adzan, Kaligrafi, dan Sambung Ayat) di Desa TelukladA
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.3058Keywords:
pendidikan karakter, lomba keagamaan, adzan, kaligrafi, sambung ayat, kreativitasAbstract
Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan kreatif. Namun, pembelajaran agama yang bersifat formal sering kali kurang menarik bagi anak-anak. Kegiatan ini rtujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Lomba Keagamaan SENADA (Semangat Adzan, Kaligrafi, dan Sambung Ayat) di Desa Teluklada sebagai upaya meningkatkan keimanan dan kreativitas anak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tahapan kegiatan yang diamati meliputi persiapan, pelaksanaan, dokumentasi kegiatan dan evaluasi lomba. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dengan tiga cabang lomba, yaitu adzan, kaligrafi, dan sambung ayat. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknis dan spiritual peserta: 80% peserta lomba adzan menguasai maqam sesuai sunnah; 75% peserta lomba kaligrafi menggunakan media non-tradisional; dan peserta lomba sambung ayat mengalami peningkatan hafalan juz 30 sebesar 20%. Kendala utama adalah keterbatasan sarana, yang diatasi melalui kolaborasi komunitas. Kesimpulannya, Lomba SENADA efektif sebagai media pembinaan karakter Islami dan kreativitas anak dalam konteks pendidikan nonformal.
Downloads
References
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. New York: Plenum.
Hapsari, N., & Christiana, E. (2013). Peningkatan motivasi belajar siswa melalui strategi pembelajaran aktif. Jurnal Pendidikan, 14(1), 45–52.
Hidayati, N., Suryani, T., & Ramadhani, A. (2019). Pendidikan karakter Islami pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 120–130.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Manurung, R. (2024). Pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Karakter.
Musri, M. (2022). Kaligrafi kontemporer sebagai arsitektur rohani. Jurnal Seni dan Religiusitas.
Neliwati. (2024). Peran ekstrakurikuler kaligrafi dalam pembentukan karakter Islami siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(1), 33–45.
Puspaningrum, D., Setiawan, R., & Amalia, S. (2021). Lomba keagamaan sebagai media pembentukan karakter Islami anak. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 210–223.
Rochmah, S. (2023). Strategi peningkatan kecintaan anak pada nilai-nilai Islam melalui lomba keagamaan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 11(1), 88–96.
Setiawan, R. (2018). Lomba adzan sebagai metode peningkatan kepercayaan diri anak. Jurnal Pendidikan Agama Islam.
Syam, A., & Amri, M. (2017). Self-confidence dan hubungannya dengan prestasi belajar. Jurnal Psikologi Pendidikan.
Ulinnuha, F., Rahayu, N., & Hidayat, A. (2024). Lomba keagamaan sebagai sarana pengembangan karakter Islami siswa. Jurnal Pendidikan Islam dan Kreativitas, 7(1), 40–55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sayyidati Rizqiani, Khaerun Najib, Muhamad Jalaludin, Asqoliyah Asqoliyah, Sulastri Sulastri, Putri Nuraida, Destri Tri Andhini, Ahmad Yani, Delia Rivanty, Fathia Adzkiatunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












