Potensi Sagu Sebagai Sumber Pangan Strategis di Desa Cenning, Luwu Utara
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.3142Keywords:
sagu, pangan lokal, ketahanan pangan, pengabdian masyarakat, KKNAbstract
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam menggali potensi lokal. Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah sagu (Metroxylon sagu Rottb.) di Desa Cenning, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan ini dilakukan dengan observasi lapangan, diskusi, serta wawancara bersama petani, pelaku pengolahan, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Desa Cenning memiliki lahan sagu sekitar ±63 ha dengan produktivitas mencapai ±400 karung pati sagu per panen. Selain digunakan sebagai bahan pangan, sagu juga dimanfaatkan dalam sektor non-pangan seperti pakan ternak, kayu bakar, dan material bangunan tradisional. Nilai ekonomi sagu cukup menjanjikan dengan harga jual rata-rata Rp24.000 per kilogram sehingga mampu mendukung perekonomian masyarakat. Pengolahan yang masih tradisional membuka peluang penerapan inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan nilai tambah. Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa tidak hanya mendokumentasikan potensi sagu, tetapi juga memberikan rekomendasi pengembangan agar sagu dapat lebih berperan dalam ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan, dan keberlanjutan lingkungan desa.
Downloads
References
Asmuruf, F., Wanma, J. F., & Rumatora, A. (2018). Budidaya dan pemanfaatan sagu (Metroxylon sp.) oleh sub-etnis Ayamaru di Kampung Sembaro Distrik Ayamaru Selatan. Jurnal Kehutanan Papuasia, 4(2), 114–127.
Ananda, I. A., Neli, L., & Riswan. (2023). Potensi usaha tanaman sagu dalam mendorong perekonomian masyarakat di Desa Sebagun, Kecamatan Sebawi. Jurnal Sebi, Vol. 5(2), 42-52.
Ayomi, R. q., Ayomi, Y. A. M., & Rahanra, R. (2021). Pemanfaʙatkan potensi tanaman sagu (Metroxylon sp.) sebagai bahan makanan di Kampung Ansus, Yapen Barat. UNES Journal of Scientech Research, 6(2), 150-161.
Farid, A., Romadi, U., & Witono, D. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 27–32.
Hasbullah, H., Hidayat, F., & Nasrul, W. (2024). Ekstraksi dan pemanfaatan sagu (Metroxilon sagu). STROFOR Journal, 8(1), 259-269.
Laia, B. (2022). Sosialisasi Dampak Kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa (Studi : Desa sirofi). Haga : Jurnal Kepada Pengabdian Masyarakat, 1(2), 1-10.
Luhukay. M., Risamasu. G.R., & Tomasoa. R. (2019). Kajian Potensi Sagu Sebagai Sumber pangan Lokal di Negeri Tuhaha kecamatan Saparua Timur Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Agrinimal, 7(2), 64-68.
Rajab, M. A., & Munisya. (2020). Potensi olahan sagu dalam mendukung diversifikasi pangan di Desa Poreang Kabupaten Luwu Utara. BIOFARM: Jurnal Ilmiah Pertanian, 16(2), 55–58.
Tigor, D. J. S., Siswanto, D. J., & Mudita, I. B. P. (2025). Sagu sebagai ketahanan pangan dan sumber ekonomi lokal. Jurnal Nagara Bhakti, 3(2), 25–36.
Timikasari, A. D., Shodiq, D. E., & Setiawan, I. (2022). Literatur review: Sumber daya alam pangan pada sektor pertanian di Indonesia. Jurnal Sains Edukatika Indonesia, 4(2), 44–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurmi M, Sunrixon Carmando Yuansah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












