Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengolahan Jeruk Untuk Pengembangan Potensi Desa Sempajaya di Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3320Keywords:
jeruk, pengolahan limbah, pemberdayaan masyarakat, manisan, potensi lokalAbstract
Jeruk merupakan buah-buahan yang digemari masyarakat baik sebagai buah segar maupun olahan. Kabupaten Karo merupakan sentra produksi komoditi jeruk di Provinnsi Sumatera Utara. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai pengolahan dan pemanfaatan buah jeruk untuk pengembangan potensi di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Metode pendekatan dan prosedur kerja dalam kegiatan pengabdian mencakup tahapan awal berupa observasi, dilanjutkan dengan kegiatan sosialiasi mengenai manfaat buah jeruk, diversifikasi produk, serta olahan inovasi buah jeruk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan mampu mempraktikkan langsung proses pembuatan produk olahan jeruk. Produk selai dan manisan kulit jeruk yang dihasilkan berpotensi menjadi oleh-oleh khas daerah Berastagi. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, peningkatan nilai tambah hasil pertanian, serta mendukung pembangunan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo. (2023). Kabupaten Karo Dalam Angka. Badan Pusat Statistik.
Diny, A. Q., & Santoso, E. B. (2020). Pengembangan Produk Olahan Komoditas Jeruk Siam di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi Berdasarkan Konsep PEL. Jurnal Teknik ITS, Volume 9 (No. 2), hal. 340-347. https://doi.org/ISSN: 2337-3539(2301-9271 Print).
Fitriana, Y. A. N., & Fitri, A. S. (2020). Analisis Kadar Vitamin C pada Buah Jeruk Menggunakan Metode Titrasi Iodometri.Jurnal SAINTEKS, Volume 17(No. 1), hal. 27-32.
Harjono, A., & Setyowati, D. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi produk olahan buah lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 115–123.
Kementerian Pertanian RI. (2022). Statistik Hortikultura Nasional 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Hortikultura.
Lizia, Z. (2014). Nilai Kelayakan Ekonomi Usahatani Jeruk Siam. Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika. Jawa Timur.
Putri, M. A., & Hidayat, S. (2023). Pemanfaatan hasil pertanian lokal dalam pengembangan usaha mikro berbasis potensi desa. Jurnal Pemberdayaan dan Inovasi Desa, 5(1), 55–64.
Rahmawati, T., & Nugraha, D. (2020). Pelatihan pengolahan limbah kulit buah menjadi produk pangan inovatif. Jurnal Abdi Kreatif, 3(1), 22–29.
Sitorus, E., & Br. Ginting, N. (2020). Inovasi pengolahan jeruk lokal menjadi produk bernilai tambah di Karo. Jurnal Abdimas Berastagi, 2(1), 45–53.
Suhartini, S., Wijana, S., Putri, W. D. R., & Deoranto, and P. (2020). Pengembangan Agro Techno Park (ATP) di Desa Donowarih Berbasis Diversifikasi Olahan Jeruk. Jurnal Inovasi Dan Penerapan Teknologi, Volume 6 (No. 2), hal. 1011-1017.
Wahyuni, L., & Simbolon, R. (2021). Peningkatan nilai tambah buah jeruk melalui pengolahan produk olahan rumah tangga. Jurnal Pengabdian Hortikultura Nusantara, 1(2), 87–95.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Hara Bintang Simbolon, Karsita br Sinulingga, Ester Rehlitna Br Sitepu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












