Pelatihan Pembuatan Suplemen Organik dari Olahan Rumput Laut Merah asal Desa Ruguk, Kec. Ketapang, Lampung Selatan

Authors

  • Refsya Azanti Putri Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Muhammad Yogi Saputra Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Aditya Ayuwulanda Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Tantri Liris Nareswari Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Nurul Irna Windari Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Pinka Mustika Saeli Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Ihza Adzkiya Mubarak A.L Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Muhammad Zhafran Arrafi Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Yonatan Adi N.S Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Dzaky Raihan Cahyadi Institut Teknologi Sumatera, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.428

Keywords:

Rumput laut merah, Suplemen, Herbal, Jel, Serbuk

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu sentra penghasil rumput laut kering di Indonesia. Rumput laut dikenal dengan berbagai kandungan gizi yang berkhasiat untuk mengobati penyakit dan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Jenis rumput laut yang banyak dibudidaya yaitu rumput laut merah (Eucheuma cottoni). Namun, pemanfaatan rumput laut merah untuk dijadikan produk olahan yang sehat dan bernilai ekonomis masih belum dilakukan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu dan mengedukasi Masyarakat agar bisa mengoptimalkan potensi rumput laut merah menjadi produk suplemen herbal berupa serbuk dan gel yang dikombinasi dengan empon-empon sehingga bermanfaat untuk kesehatan dan bernilai ekonomis  tinggi. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 21 orang masyarakat desa dan anggota kelompok tani Putra Laut. Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan, pendampingan  pembuatan produk, dan pelatihan kewirausahaan rumput laut merah kepada masyarakat Desa Ruguk, Lampung Selatan. Evaluasi dilakukan menggunakan penilaian kuisioner pre dan post tes yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pada semua peserta mengenai materi dan pengolahan rumput laut menjadi produk herbal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adliani, N., Simarmata, N., dan Heriansyah. (2020). Budidaya Rumput Laut pada Kawasan Pantai Lampung Selatan. Celebes Adimas: 2(1):01-06 .

Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Produksi Perikanan Budidaya di Provinsi Lampung. Diakses pada 07 Februari 2023 pada: https://lampung.bps.go.id/indicator/56/595/1/produksi-perikanan- budidaya-menurut-jenis-budidaya.html

Bakar, N.A., Anyanji, V.U., Mustapha, N.M., Lim, S-L., Mohammed, S. (2015). Seaweed (Eucheuma cottoni) reduced inflammation, mucin synthesis, eosinophil infiltration and MMP-0 expressions in asthma-induced rats compared to Loratadine. Journal of Functional Foods. 19:710-722.

Fasya, A.G et al. (2019). Isolation, identification, and Bioactivity of Steroids Compounds from Red Algae Eucheuma cottoni Petroleum Ether Fraction. AIP Conf.Proc. 2120, 030025-1-030025-7.

Matanjun, P et al. (2009). Nutrient content of tropical edible seaweed, Eucheuma cottoni, Caulerpa lentillifera, and Sargassum polycystum. Journal Applied of Phycology. 21:75-80.

Downloads

Published

2023-11-08

How to Cite

Putri, R. A., Saputra, M. Y., Ayuwulanda, A., Nareswari, T. L., Windari, N. I., Saeli, P. M., A.L, I. A. M., Arrafi, M. Z., N.S, Y. A., & Cahyadi, D. R. (2023). Pelatihan Pembuatan Suplemen Organik dari Olahan Rumput Laut Merah asal Desa Ruguk, Kec. Ketapang, Lampung Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 1817–1825. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.428

Issue

Section

Articles