Peningkatan Produktivitas Madu Lebah Kelulut Pada Kelompok Tani Hutan Tambak Mandiri (KTHTM) Desa Tambak

Authors

  • Riri Nasirly Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia
  • Arief Fazlul Rahman Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia, Indonesia
  • Fadly Arsy Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia, Indonesia
  • Wimpy Prendika Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia, Indonesia
  • Reiza Mutia AR Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia, Indonesia
  • Fachri Ibrahim Nasution Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia, Indonesia
  • Rannando Rannando Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.448

Keywords:

Budidaya Madu, Madu Kelulut, KTHTM, Kaliandra, Pengendalian

Abstract

Budidaya madu    merupakan  salah satu cara memperkuat    mata    pencaharian masyarakat  pedesaan menengah  ke  bawah  dan membekali kemampuan mereka mendapatkan pendapatan tambahan dan memenuhi kebutuhan hidup. Salah satu usaha budidaya yang kini mulai diminati oleh masyarakat terutama di Desa Tambak adalah Budidaya madu Kelulut oleh Kelompok Tani Hutan Tambak Mandiri (KTHTM). Harga jual madu Kelulut yang lebih tinggi dibanding madu lebah hutan lainnya. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu peternak mad kelulut Kelompok Tani Hutan Tambak Mandiri meningkatkan produktivitasnya. Metode dalam pengabdian ini  yaitu menganalisa peningkatan produksi madu kelulut, keberlanjutan program, dan problem solving. Program pengabdian  kepada  masyarakat  ini  secara  umum  dilakukan  dalam  bentuk  sosialisasi informasi    dan    pelatihan.    Pada    tahap    awal disampaikan   informasi   terkait   dengan keragaman   dan   ketersediaan   pakan   lebah, pengendalian predator yang dapat mengancam keberadaan lebah kelult, proses  panen  yang  memenuhi  aspek  mutu dan kebersihan, dan pengendalian mutu  dan  pemasaran  produk. Sebagai sumber pakan lebah madu kelulut. Bunga kaliandra, lebih tahan lama dan banyak mengandung nektar. Bahkan, melimpah hampir menetes dari kelopak bunga yang mekar sepanjang tahun. Potensi pengembangan produtivitas madu kelulut di Desa Tambak sangatlah besar tetapi faktro informasi tentang penjaminan mutu dan pengendali predator yang membuat penurunan produktivitas madu KTHTM serta perlunya desain kemasan yang inovatif dan kretaif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kamala IM, Devanand II. (2021). Honey Bee Farming for Sustainable Rural Livelihood: in Advances Development and Management of Environmental and Natural Resources. Apple Academic Press. New Jersey

Listanti, R., Novitasari, D., & Eka Safitri, (2021). Prosiding Seminar Nasional dan Call for Papers “Tema: 8 (Pengabdian kepada Masyarakat)” Pengembangan Usaha Budidaya Lebah Trigona sp (Kalnceng/Kelulut) Melalui Peningkatan Produksi dan Teknik Pengemasan di Desa Glempeng Kec. Pekuncen Kab. Banyumas

Lukman, L., Gusti, H., dan Sarma, S. (2021). Potensi jenis lebah madu kelulut (Trigona sp p) untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa galang kecamatan sungai pinyuh kabupaten mempawah. Jurnal Hutan Lestari, 8(4): 792-801.

Mustafa MZ, Yaacob NS, Sulaiman SA. (2018). Reinventing the Honey Industry: Opportunities of the Stingless Bee. Malaysian Journal of Medical Sciences 25: 1-5

Vaulina, S., & Ayu, K. (2019). Analisis usaha dan pemasaran madu kelulut di kabupaten kampar. Jurnal Dinamika Pertanian, 15(3), 151– 162.

Widianingsih, I., Herlina, N., dan Dwi, I. P. (2021). Workshop budidaya lebah madu di desa pamoyanan kecamatan cibinong kabupaten cianjur. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 359-368

Downloads

Published

2023-11-17

How to Cite

Nasirly, R., Rahman, A. F., Arsy, F., Prendika, W., AR, R. M., Nasution, F. I., & Rannando, R. (2023). Peningkatan Produktivitas Madu Lebah Kelulut Pada Kelompok Tani Hutan Tambak Mandiri (KTHTM) Desa Tambak . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 1944–1948. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.448

Issue

Section

Articles