Optimalisasi Ketrampilan Guru Sejarah dalam Mengembangkan dan Memanfaatkan Model-Model Pembelajaran Inovatif

Authors

  • Ba’in Ba’in Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Ganda Febri Kurniawan Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Alif Muhammad Hannan Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Faridatun Hanifah Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Ifsa Naziya Universitas Negeri Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.465

Keywords:

Pemanfaatan, Model Pembelajaran Inovatif, Ketrampilan Guru

Abstract

Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru sejarah SMA di Kabupaten Semarang. Berdasarkan observasi awal dengan ketua MGMP dan beberapa guru dapat disimpulkan bahwa para guru sejarah tersebut dipandang perlu mendapatkan pelatihan dan pendampingan tentang pemanfaatan model pembelajaran inovatif. Dalam kegiatan pelatihan kali ini ditargetkan sekitar 20 guru SMA anggota MGMP sejarah Kabupaten Semarang dapat mengikuti kegiatan. Strategi dan langkah-langkah yang kami harapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pelatihan ini diantaranya (a) Observasi awal dengan curah pendapat, pengalaman, kendala dan gagasan tentang penerapan Kurikulum Merdeka khususnya penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran sejarah dengan pengurus MGMP dan guru sejarah SMA di Kabupaten Semarang, kegiatan ini telah dilaksanakan bersamaan dengan pendampingan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) tahun 2022 dan kegiatan MGMP sebelumnya; (b) Presentasi tentang sintaks pendekatan saintifik, pemanfaatan model pembelajaran inovatif dalam modul ajar; (c) Bimbingan teknis dan praktik pemanfaatan model pembelajaran inovatif; (d) Pendampingan kepada peserta dalam penerapan hasil pelatihan. Kegiatan pendampingan ini direncanakan di 2 sekolah mitra pelatihan dengan masing-masing dikunjungi 3 kali. Kunjungan pertama pendampingan praktik implementasi hasil pelatihan kemudian dilanjutkan refleksi bersama sebagai bahan masukan untuk praktik kedua demikian seterusnya sampai pendampingan ketiga. Dalam pendampingan ketiga diharapkan semua peserta sudah terbiasa menerapkan hasil pelatihan sekaligus mendorong siswa untuk menghasilkan karya sebagai penguatan ketrampilan literasi bagi siswa; dan (e) Kegiatan terakhir adalah Evaluasi baik oleh tim pengabdian maupun MGMP sejarah. Dengan mengikuti kegiatan ini secara serius maka guru mata pelajaran sejarah dapat mengembangkan sekaligus memanfaatkan model-model pembelajaran yang inovatif. Hasil yang diharapkan yaitu tumbuhnya kreatifitas guru dan siswa dan meningkatnya motivasi dan kesadaran sejarah siswa. Luaran pengabdian yang telah ditentukan yaitu: Publikasi di jurnal nasional terakreditasi Sinta, Berita pada media massa elektronik, dan Video highlight kegiatan yang diunggah pada YouTube.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainina, I. A. (2014). Pemanfaatan media audio visual sebagai sumber pembelajaran sejarah. Indonesian journal of history education, 3(1).

Badan Standar, K., dan Asesmen Pendidikan. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Sejarah Fase E-Fase F untuk SMA/MA/Program Paket C. In. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan sejarah untuk memperkuat pendidikan karakter. Paramita: Historical Studies Journal, 22(1).

Hasriadi, H. (2022). Metode Pembelajaran Inovatif di Era Digitalisasi. Jurnal Sinestesia, 12(1), 136-151.

Magro, G., De Carvalho, J. R., & Marcelino, M. J. (2014). Improving History Learning through Cultural Heritage, Local History and Technology. ERIC.

Mariana, M. (2020). Implementasi Keterampilan Abad 21 Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].

Napitupulu, E. L. (2022). Menyiapkan Jalan Kurikulum Merdeka Jadi Kurikulum Nasional. Kompas.id. https://www.kompas.id/baca/humaniora/2022/07/11/menyiapkan-jalan-kurikulum-merdeka-jadi-kurikulum-nasional

Ofianto, O. (2017). Model Learning Continuum Keterampilan Berpikir Historis (Historical Thingking) Pembelajaran Sejarah SMA. Diakronika, 17(2), 168-204.

Suharso, S. (2017). Pembelajaran Sejarah Lokal Pada Kelas Sejarah (Model Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Lokal Kota Kudus Dalam Rangka Meningkatkan Minat Siswa Pada Sejarah). Jurnal Sejarah dan Budaya, 11(1), 95-111.

Sulaiman, S. (2012). Pendekatan konsep dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Sejarah Lontar, 9(1), 9-21.

Sumarsih, I., Marliyani, T., Hadiyansah, Y., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8248-8258.

Supriatna, N. (2019). Pengembangan Kreativitas Imajinatif Abad Ke-21 dalam Pembelajaran Sejarah. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 2(2).

Utomo, C. B. (2011). Model-Model Pembelajaran Sejarah yang Mengaktifkan. UNNES Press.

Wibowo, H. (2020). Pengantar Teori-teori belajar dan Model-model pembelajaran. Puri Cipta Media.

Winarsih, I., Utomo, C. B., & Ahmad, T. A. (2017). Peranan Pembelajaran Sejarah dalam Penanaman Nilai Karakter Religius dan Nasionalisme di MAN Temanggung Tahun Ajaran 2016/2017. Indonesian journal of history education, 5(2).

Downloads

Published

2023-11-23

How to Cite

Ba’in, B., Kurniawan, G. F., Hannan, A. M., Hanifah, F., & Naziya, I. (2023). Optimalisasi Ketrampilan Guru Sejarah dalam Mengembangkan dan Memanfaatkan Model-Model Pembelajaran Inovatif . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 2045–2053. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.465

Issue

Section

Articles