Mengubah Paradigma Saving Society Menjadi Investment Society

Authors

  • Sri Aprianti Tarigan Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis, Indonesia
  • Susanto Susanto Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis, Indonesia
  • Bestadrian Prawiro Theng Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis, Indonesia
  • Benny Lim Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis, Indonesia
  • Hengky Kosasih Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.669

Keywords:

saving society, investment society, pendampingan, investasi saham

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat akan pentingnya menginvestasikan sebagian pendapatan yang mereka miliki dan memberikan pelatihan edukasi tentang salah satu bentuk investasi yaitu pasar modal. Hal ini perlu dilakukan mengingat sangat kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berinvestasi untuk meningkatkan nilai kekayaan mereka di masa yang akan datang agar tidak tergerus oleh inflasi. Sehingga jika masyarakat mulai mengenal dan menjalankan investasinya sendiri melalui pasar modal, mereka akan sadar bahwa tabungan saja tidak cukup untuk mengimbangi kenaikan harga barang di masa yang akan datang. Hal ini dapat juga digunakan untuk meningkatkan perekonomian keluarga di masa yang akan datang. Pengenalan dan pemahaman akan berinvestasi di pasar modal ini sangat penting mengingat peran pasar modal semakin lama semakin penting bagi perekonomian. Masyarakat Surabaya, adalah masyarakat metropolis yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang lumayan tinggi serta akses kepada pasar modal juga lebih baik dibandingkan dengan kota-kota lain di jawa timur, sehingga memungkinkan bagi masyarakat maupun ibu rumah tangga untuk mendapatkan kemudahan berinteraksi dengan pasar modal. Namun banyak dari masyarakat yang belum memahami potensi pasar modal untuk pengembangan ekonomi keluarga. Tercatat bahwa hanya 1% dari penduduk Indonesia yang merupakan investor di pasar modal, sehingga potensi pasar modal masih sangat besar untuk dikembangkan. Target khusus melalui pendampingan dan pelatihan ini diharapkan masing-masing mitra akan dapat mengetahui pentingnya berinvestasi dibandingkan menabung, mengubah paradigma saving society menjadi investment society, dan menjadi investor individu untuk meningkatkan kekayaan dan ekonomi keluarga mitra beberapa tahun ke depan. Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah tutorial dan pelatihan pengenalan pasar modal serta pelatihan dan pendampingan cara bertransaksi saham, memilih saham, bagaimana menentukan saham yang baik dan buruk, strategi bertransaksi saham, serta menjaga kestabilan psikologis seorang investor individu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ady, S.U .2013. Psychology’s Factors of Stock Buying and Selling Behavior in Indonesian Stock Exchange (Phenomenology Study of Investor Behavior in Surabaya), IOSR (International Organization of Scientific Research) Journal of Business and Management Vol. 7 No. 3/pp. 11-22, January-February 2013, ISSN: 2278-487X

Nafik H.R, M., 2009. Bursa Efek dan Investasi Syari’ah, Cetakan I. PT Serambi Ilmu Semest

PT. KSEI, 2014, Press Reliese Sosialisasi Fasilitas Akses PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia. https://sumut.bps.go.id/

Downloads

Published

2024-01-22

How to Cite

Tarigan, S. A., Susanto, S., Theng, B. P., Lim, B., & Kosasih, H. (2024). Mengubah Paradigma Saving Society Menjadi Investment Society. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(11), 3134–3138. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.669

Issue

Section

Articles