Integrasi Literasi Teknologi Informasi melalui Pengembangan Modul Ajar Digital Interaktif Berbasis Canva dan Heyzine dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri 238 Palembang

Authors

  • Sella Juli Anisa Universitas Bina Darma, Indonesia
  • Leon A Abdillah Universitas Bina Darma, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3764

Keywords:

literasi digital, modul ajar interaktif, Bahasa Indonesia, Canva, Heyzine, Kurikulum Merdeka, Society 5.0

Abstract

Transformasi pendidikan di era Society 5.0 meniscayakan integrasi teknologi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga pedagogis dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi efektivitas modul ajar digital interaktif berbasis Canva dan Heyzine dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SD Negeri 238 Palembang. Metode yang digunakan mengacu pada model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), meliputi analisis kurikulum Merdeka, observasi kondisi pembelajaran, wawancara guru, perancangan modul visual, konversi ke format flipbook interaktif, serta evaluasi dampak melalui kuesioner, observasi partisipatif, dan refleksi kritis. Hasil menunjukkan bahwa modul ajar digital berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa melalui visualisasi kontekstual berbasis budaya lokal Palembang (Ampera Bridge, Sungai Musi), memperkuat pemahaman materi teks narasi, dan menumbuhkan kemandirian dalam mengakses media digital. Di sisi guru, modul ini memperkuat kompetensi teknopedagogis, mempermudah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan mendorong inovasi berkelanjutan. Analisis respons siswa menunjukkan 94% mampu mengakses modul secara mandiri, 88% merasa lebih mudah memahami materi, dan 85% menyatakan keinginan untuk terus belajar menggunakan media digital. Sistem desain yang intuitif, fleksibilitas akses, dan keselarasan dengan prinsip berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka menjadikan pendekatan ini sebagai solusi strategis untuk menjembatani digital divide dan memperkuat literasi abad ke-21 di sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Hasri, M. V., & Sudarmilah, E. (2021). Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Website Kelurahan Banaran. MATRIK: Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer, 20(2), 249–260.

Arganata, M. D., & Abdillah, L. A. (2025). Pemasaran digital produk kemplang berbasis media sosial di Desa Bunga Karang Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma, 5(2).

Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley.

Hermansyah, A., et al. (2024). Dampak literasi awal terhadap perkembangan kognitif anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 112–125.

Kemdikbud. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Paivio, A. (1986). Mental representations: A dual coding approach. Oxford University Press.

Panggabean, W. P., & Abdillah, L. A. (2024). Pelatihan literasi teknologi informasi pada Desa Harapan Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma, 4(2), 123–132.

Prasetiya, B. (2021). Tantangan literasi bahasa di era digital. Jurnal Bahasa dan Sastra, 15(3), 77–88.

Prensky, M. (2010). Teaching digital natives: Partnering for real learning. Corwin Press.

Rohmanurmeta, A. I., et al. (2024). Literasi membaca sebagai fondasi prestasi akademik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 45–59.

Sari, N. P., et al. (2024). Literasi digital sebagai kompetensi abad ke-21. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(1), 33–44.

Sudirman, F., & Permana, D. (2021). Pengembangan Dashboard Monitoring Aset TI Berbasis Web. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 7(2), 65–72.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Bloomington: Indiana University.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.

UNESCO. (2023). Education for sustainable development goals: Learning objectives. UNESCO.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Warsita, B. (2018). Teknologi pembelajaran dan literasi digital dalam pendidikan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(2), 123–135. https://doi.org/10.21009/jtp.v20i2.8352

Zain, I. L., & Rizaldi, M. M. (2022). Integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas siswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 5(3), 87–95. https://doi.org/10.5281/zenodo.6894728

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Anisa, S. J., & A Abdillah, L. (2026). Integrasi Literasi Teknologi Informasi melalui Pengembangan Modul Ajar Digital Interaktif Berbasis Canva dan Heyzine dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri 238 Palembang . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(11), 6344–6350. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3764

Issue

Section

Articles