Pencegahan Stunting pada Balita di Posyandu Murbei Kelurahan Delima Kota Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3845Keywords:
Stunting, Balita, Pendidikan Kesehatan, Gizi AnakAbstract
Stunting merupakan permasalahan gizi kronis pada balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka panjang, infeksi berulang, serta lingkungan dan pola asuh yang kurang mendukung, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dampak stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif, kemampuan belajar, daya tahan tubuh, serta produktivitas di masa dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan stunting melalui penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet di Posyandu Murbei, Kelurahan Delima, Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan berbasis kajian literatur yang relevan, dilanjutkan dengan penyuluhan langsung dan pembagian leaflet kepada ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan yang didukung dengan media leaflet mampu meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, MPASI bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta pemantauan pertumbuhan anak secara rutin. Leaflet terbukti sebagai media edukasi yang praktis, mudah dipahami, dan efektif dalam memperkuat pesan kesehatan di tingkat keluarga.
Downloads
References
Amalia, H., Ulfa, M., Yanti, D., & Zainab, S. (2022). Psikopatologi Anak dan Remaja. Syiah Kuala University Press.
Arif, S., Isdijoso, W., Fatah, A. R., & Tamyis, A. R. (2020). Tinjauan Strategis Ketahanan Pangan dan Gizi di Indonesia. Jakarta: SMERU Research Instituate.
Arifuddin, A., Prihatni, Y., Setiawan, A., Wahyuni, R. D., Nur, A. F., Dyastuti, N. E., & Arifuddin, H. (2023). Epidemiological Model of Stunting Determinants in Indonesia. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(2), 224–234.
Hutabarat, E. N. (2022). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Journal of Health and Medical Science, 158–163.
Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan solusi di era modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745.
Mu’tafi, A., Firdaus, Z., Romadhona, F., Mubarok, I. S., Agung, A. H., Wahyuni, A. N., Larasati, R., Nurhidayat, Y. K. H., Ma’arif, S., & Aufa, A. (2024). Membangun Generasi Cerdas di Desa BINANGUN: Menuju Masa Depan Gemilang dengan Gizi Seimbang dan Bebas Stunting. CENDEKIA: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, 1(9), 589–597.
Nurhidayah, I., Hidayati, N. O., & Nuraeni, A. (2019). Revitalisasi posyandu melalui pemberdayaan kader kesehatan. Media Karya Kesehatan, 2(2).
Rahayu, S., Fajrin, R., & Rumah, P. P. (2023). Pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita. Penerbit Pustaka Rumah C1nta.
Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 225–229.
Rahmawati, S., Yati, S. R., Sholihah, P. D., & Aviva, R. (2024). Membangun Kesadaran Stunting Di Indonesia: Program Edukasi Komprehensif Oleh Kelompok Pengabdian Masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya. Social Studies in Education, 2(1), 59–74.
Ruaida, N. (2018). Gerakan 1000 hari pertama kehidupan mencegah terjadinya stunting (gizi pendek) di indonesia. Global Health Science, 3(2), 139–151.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Violita Dianatha Puteri, Ayu Agustin, Isnaini Nur Halimah, Jumaah Jumaah, Silvi Yanto, Keysha Anastasia, Astri Walandari Tanjung, Sherli Rindiani, Pivi Herdianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












